Dalangi Bom Masjid Afghanistan saat Salat Jumat, ISIS: Pengebomnya Orang Uighur
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 06:57 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan itu mengidentifikasi pengebomnya bernama “Muhammad al-Uyguri”. Nama belakang pelaku menandakan bahwa dia dari minoritas Uighur di China.
Mulawi Dost Muhammad, kepala keamanan Taliban di Kunduz, menuduh para penyerang mencoba menimbulkan masalah antara Syiah dan Sunni, dan bersikeras tidak ada perselisihan antara Taliban dan kelompok minoritas.
“Kami meyakinkan saudara-saudara Syiah kami bahwa di masa depan, kami akan memberikan keamanan bagi mereka dan masalah seperti itu tidak akan terjadi pada mereka,” katanya.
Penduduk Kunduz, ibu kota provinsi dengan nama yang sama, mengatakan kepada AFP bahwa ledakan itu menghantam masjid selama salat Jumat. Ini serangan paling penting dalam seminggu bagi umat Islam.
Seorang saksi, Rahmatullah, mengatakan 300 hingga 400 jemaah berada di dalam masjid.
Baca juga: Bos Media China Desak Beijing Habisi Pasukan AS di Taiwan
Seorang guru perempuan di Kunduz mengatakan kepada AFP bahwa ledakan itu terjadi di dekat rumahnya, dan beberapa tetangganya tewas. "Itu adalah insiden yang sangat mengerikan," katanya, yang berbicara dalam konidisi anonim.
Mulawi Dost Muhammad, kepala keamanan Taliban di Kunduz, menuduh para penyerang mencoba menimbulkan masalah antara Syiah dan Sunni, dan bersikeras tidak ada perselisihan antara Taliban dan kelompok minoritas.
“Kami meyakinkan saudara-saudara Syiah kami bahwa di masa depan, kami akan memberikan keamanan bagi mereka dan masalah seperti itu tidak akan terjadi pada mereka,” katanya.
Penduduk Kunduz, ibu kota provinsi dengan nama yang sama, mengatakan kepada AFP bahwa ledakan itu menghantam masjid selama salat Jumat. Ini serangan paling penting dalam seminggu bagi umat Islam.
Seorang saksi, Rahmatullah, mengatakan 300 hingga 400 jemaah berada di dalam masjid.
Baca juga: Bos Media China Desak Beijing Habisi Pasukan AS di Taiwan
Seorang guru perempuan di Kunduz mengatakan kepada AFP bahwa ledakan itu terjadi di dekat rumahnya, dan beberapa tetangganya tewas. "Itu adalah insiden yang sangat mengerikan," katanya, yang berbicara dalam konidisi anonim.
Lihat Juga :