Dukung Pemulihan Ekonomi, Kemlu RI Garap Pasar Eropa Tengah dan Timur

Jum'at, 08 Oktober 2021 - 07:40 WIB
loading...
A A A
Sejumlah kesepakatan kerja sama bisnis antara perusahaan Indonesia dengan mitranya dari kawasan Eropa Tengah dan Timur dijadualkan akan ditandatangani pada INACEE Business Forum tersebut.

Menurut Ngurah Swajaya, pandemi Covid-19 telah mengakibatkan penurunan aktivitas bisnis yang signifikan tahun 2020, namun pertumbuhan ekonomi mulai pulih pada pertengahan tahun 2021 sejalan dengan penanganan Covid-19 yang semakin baik dengan pelaksanaan vaksinasi massal.

Dalam kaitan ini, Kemlu RI memanfaatkan momentum geliat pertumbuhan ekonomi dengan mempertemukan pebisnis Indonesia dengan rekan mereka di 20 negara Eropa Tengah dan Timur secara daring melalui platform digital INA-ACCESS.

“Kawasan Eropa Tengah dan Timur merupakan pasar non tradisional dan memiliki potensi kerja sama besar yang perlu kita optimalkan,” imbuh Ngurah.

Kerja sama perdagangan Indonesia dengan 20 negara di kawasan Eropa Tengah dan Timur cenderung meningkat tahun 2021.

Dibandingkan periode yang sama tahun 2021, pada periode Januari-Juli 2021 nilai perdagangan Indonesia dengan 20 negara di kawasan Eropa Tengah dan Timur mengalami kenaikan sebesar 25 persen, menjadi USD 4,3 miliar, dengan surplus perdagangan bagi Indonesia.

Mitra dagang terbesar Indonesia adalah Rusia, Turki, dan Polandia. Sementara itu, kawasan Eropa Tengah and Timur yang juga menjadi anggota Uni Eropa saat ini mengalami pertumbuhan ekonomi yang paling tinggi. Hal ini tidak hanya menjadi potensi pasar bagi Indonesia, namun juga sumber investasi ke Indonesia.

Ekspor Indonesia ke kawasan sebesar USD 2,8 miliar, naik lebih dari 52 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Ekspor terbesar Indonesia ke Rusia, Turki, dan Polandia dan produk-produk ekspor unggulannya antara lain produk elektronik dan komponennya, minyak sawit, produk perikanan, kopi, alas kaki, furniture, dan karet.

Platform digital INA-ACCESS (ina-access.com) dikembangkan sebagai sarana menjembatani interaksi bisnis yang efisien, utamanya di masa pandemi, di saat sebagian besar perjalanan bisnis masih belum dapat dilaksanakan. Pameran produk secara virtual atau melalui katalog elektronik ini disediakan bagi pengusaha manca negara, khususnya kawasan Eropa dan Amerika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Parah! Penjaga Daycare...
Parah! Penjaga Daycare Ini Masukkan Anak yang Rewel ke Dalam Mesin Cuci
Rekomendasi
Paraguay vs Prancis:...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Target Berikutnya La Albirroja?
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved