Istana Kepresidenan India Jadi Tempat Karantina

Rabu, 22 April 2020 - 03:31 WIB
loading...
Istana Kepresidenan...
Istana Kepresidenan India mengkarantina 500 stafnya karena takut penyebaran virus Corona, Foto/The Globe and Mail
A A A
NEW DELHI - Sekitar 500 orang menjalani karantina di ruang staf istana kepresiden India. Itu dilakukan setelah kerabat salah satu staf istana kepresidenan dinyatakan positif COVID-19.

Seorang menantu perempuan pekerja sanitasi yang tinggal di kediaman Presiden Ram Nath Kovind di New Delhi dinyatakan positif terinfeksi virus Corona baru.

"Baik Presiden Kovind maupun para pembantunya tidak akan mengisolasi diri karena mereka tidak akan melakukan kontak dengan pekerja tingkat rendah," kata pejabat India seperti dikutip dari Reuters, Rabu (22/4/2020).

Keluarga pekerja istana yang tinggal di 114 apartemen diperintahkan untuk tetap tinggal di dalam, dan tujuh anggota keluarga pekerja sanitasi dipindahkan ke karantina.

Sebanyak 1,3 miliar orang India telah diperintahkan untuk tetap di dalam rumah selama 40 hari di bawah penguncian nasional (lockdown) untuk memperlambat penyebaran virus COVID-19.

Pihak berwenang India telah mengkonfirmasi 18.984 kasus COVID-19, termasuk 603 kematian. Angka ini termasuk rendah dibandingkan dengan negara-negara Barat dengan populasi yang jauh lebih kecil. Meski begitu, para pejabat mengatakan kemungkinan jumlah kasus banyak yang belum dilaporkan karena kurangnya tes COVID-19.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Ngeri, Mayat Korban...
Ngeri, Mayat Korban Kartel Digantung di Jembatan Meksiko Jelang Final Piala Dunia
China Geram Dituduh...
China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump
Rekomendasi
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Segera Bergulir, Dukung Perjuangan Timnas Indonesia di VISION+
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
Tahapan Penerimaan Sekolah...
Tahapan Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Bisa Jadi Calon PNS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved