CIA Evakuasi Anggota Unit Zero yang Terkenal Brutal pada Warga Sipil Afghanistan

Kamis, 07 Oktober 2021 - 19:41 WIB
loading...
A A A
Pasukan Unit Zero digabungkan ke dalam program bersama antara CIA dan Direktorat Keamanan Nasional Afghanistan pada 2010, dengan AS mendanai operasi unit tersebut.

Pada 2019, mantan Penasihat Keamanan Nasional Afghanistan Hamdullah Mohib mengkonfirmasi bahwa pasukan Unit Zero dikendalikan CIA.

Mohib mengatakan dia “tidak sepenuhnya menyadari” bagaimana mereka beroperasi. Pada Januari 2021, pemerintahan Presiden AS Joe Biden dilaporkan mengindikasikan mereka akan menghentikan pendanaan dan kerja sama dengan pasukan Unit Zero dalam waktu satu tahun.

Akhir tahun lalu, penyelidikan mendalam terhadap kegiatan Unit Zero hanya di satu wilayah menemukan selama periode enam bulan pada 2019, lebih dari 50 warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, dibunuh secara darah dingin oleh pasukan Unit Zero dalam serangkaian serangan di provinsi Wardak, sekitar 110 km barat daya Kabul.

Dalam laporan 2019, aktivis masyarakat sipil dan sumber lain mengatakan kepada Human Rights Watch tentang “pelanggaran hak asasi manusia sistemik” yang melibatkan paramiliter yang didukung CIA, polisi dan pasukan keamanan lainnya, termasuk penyiksaan, penghilangan paksa, dan pembunuhan di luar proses hukum.

Kamis (7/10/2021) menandai peringatan 20 tahun dimulainya invasi pimpinan AS ke Afghanistan pada 2001.

Dimulai setelah serangan teror 9/11 di New York dan Washington dengan dalih kebutuhan untuk melenyapkan terduga dalang teroris Pemimpin Alqaeda Osama bin Laden, perang di Afghanistan segera menjadi misi pembangunan bangsa.

Proyek Biaya Perang Brown University memperkirakan perang tersebut merugikan pembayar pajak AS lebih dari USD2,2 triliun (atau sekitar USD300 juta per hari selama hampir 20 tahun).

Hingga 100.000 warga sipil Afghanistan, 70.500 lebih personel pasukan keamanan Afghanistan, puluhan ribu pejuang Taliban, lebih dari 3.500 tentara AS dan koalisi, dan 4.000 lebih tentara bayaran Barat tewas dalam konflik tersebut.

Osama bin Laden dilaporkan tewas di Pakistan pada Mei 2011 dalam serangan tim Navy SEAL dan dibuang ke laut.

Namun perang pimpinan AS di Afghanistan berlanjut selama lebih dari sepuluh tahun setelah itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Panas! Iran Gempur 18...
Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Infografis
Profil Emmanuel Macron,...
Profil Emmanuel Macron, Presiden Prancis yang Takut pada Istrinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved