Ingin Jadi Pahlawan Super, Remaja India Suntikkan Merkuri ke Tubuhnya

Senin, 04 Oktober 2021 - 00:16 WIB
loading...
Ingin Jadi Pahlawan...
Ilustrasi
A A A
NEW DELHI - Seorang remaja laki-laki asal India menyuntik dirinya dengan Merkuri, zat yang mematikan. Tindakan ceroboh ini dilakukan karena dia ingin menjadi seperti pahlawan super X-Men , tokoh favoritnya.

Kasus yang tidak biasa itu ditulis dalam sebuah laporan di National Center for Biotechnology Information, yang mengungkap luka yang diderita anak yang tidak disebutkan namanya itu. Luka didapatnya setelah ia dengan sengaja menyuntikkan Merkuri ke dalam tubuhnya.

Baca: Kebanyakan Makan Ikan, Victoria Beckham Keracunan Merkuri

Remaja malang tersebut lalu mengunjungi pusat trauma di India dengan beberapa luka yang tidak sembuh-sembuh di lengan kiri. Petugas medis menduga bahwa penyalahgunaan zat mungkin menjadi faktor sehingga dilakukan evaluasi psikiatri.

Remaja itu mengungkapkan bahwa dia sengaja menyuntik dirinya sendiri dengan Merkuri yang berhasil dia ambil dari termometer. Setidaknya, ia tiga kali melakukan hal itu.

Laporan tersebut mengatakan, bahwa remaja itu terinspirasi oleh karakter Mercury dari franchise X-Men yang telah muncul di sejumlah komik. Dalam komik, tubuh Mercury terdiri dari logam tidak beracun yang menyerupai Merkuri, yang dapat ia bentuk kembali atau padatkan sesuka hati.

Baca: Sinopsis Jupiter's Legacy, Kisah Regenerasi Keluarga Pahlawan Super

"Menariknya, dia memiliki sejarah masa lalu dari beberapa gigitan laba-laba untuk mensimulasikan Spider-Man. Anehnya, dia tidak memiliki masalah kejiwaan lain dan memiliki IQ normal,” bunyi laporan itu, seperti dilansir Daily Star, Jumat (1/10).

Dokter melakukan pemeriksaan toksikologi untuk memeriksa kadar Merkuri dalam darah remaja tersebut. Untungnya dia melewatkan semua pembuluh darah utama saat menyuntikkan merkuri, tetapi boroknya harus dipotong dan dia harus menjalani operasi cangkok kulit.

"Pasien tidak mengembangkan tanda-tanda klinis keracunan kronis, membuktikan bahwa injeksi Merkuri subkutan memiliki risiko toksisitas sistemik yang rendah, dan histopatologi memainkan peran penting dalam diagnosis,” tukas laporan itu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Presiden Venezuela Terenyuh...
Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas
Rekomendasi
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Aset Kripto Rp18 Triliun...
Aset Kripto Rp18 Triliun Lenyap Diretas, AI Bisa Jadi Andalan Keamanan Baru
Berita Terkini
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Infografis
Ayesha Farooq, Pilot...
Ayesha Farooq, Pilot Jet Tempur Perempuan Pakistan yang Jadi Pahlawan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved