Diancam Dibunuh, Ratusan Warga Tarik Pernyataan Normalisasi dengan Israel
Jum'at, 01 Oktober 2021 - 15:45 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 80 Wanita Kencing di Jalan, Tak Tahu Jika Direkam dan Diunggah di Situs Porno
Tetapi banyak dari peserta, termasuk pembicara utama al-Hardan, sekarang telah menarik kembali seruan untuk normalisasi hubungan kedua negara setelah memicu kemarahan.
Al-Hardan, yang memimpin milisi suku melawan kelompok teror al-Qaeda dan ISIS, juga menandatangani kolom opini di Wall Street Journal yang menyerukan normalisasi dengan Israel yang keluar pada Jumat malam yang sama.
“Lebih dari 300 rekan saya warga Irak dari Baghdad, Mosul, Al-Anbar, Babel, Salahuddin dan Diyala bergabung dengan saya Jumat di kota utara ini, di mana kami mengeluarkan permintaan publik agar Irak menjalin hubungan dengan Israel dan rakyatnya melalui Kesepakatan Abraham,” tulis al-Hardan di Wall Street Journal.
Menurut New York Times, al-Hardan sekarang membantah bahwa tulisan opini yang membawa namanya itu ditulis olehnya, dengan mengatakan bahwa penulis itu adalah Braude.
Dalam sebuah wawancara dengan outlet media Kurdi, Rudaw, al-Hardan mengatakan bahwa dia bermaksud menyerukan untuk membangun hubungan dengan diaspora Yahudi Irak, bukan dengan Israel.
Tetapi banyak dari peserta, termasuk pembicara utama al-Hardan, sekarang telah menarik kembali seruan untuk normalisasi hubungan kedua negara setelah memicu kemarahan.
Al-Hardan, yang memimpin milisi suku melawan kelompok teror al-Qaeda dan ISIS, juga menandatangani kolom opini di Wall Street Journal yang menyerukan normalisasi dengan Israel yang keluar pada Jumat malam yang sama.
“Lebih dari 300 rekan saya warga Irak dari Baghdad, Mosul, Al-Anbar, Babel, Salahuddin dan Diyala bergabung dengan saya Jumat di kota utara ini, di mana kami mengeluarkan permintaan publik agar Irak menjalin hubungan dengan Israel dan rakyatnya melalui Kesepakatan Abraham,” tulis al-Hardan di Wall Street Journal.
Menurut New York Times, al-Hardan sekarang membantah bahwa tulisan opini yang membawa namanya itu ditulis olehnya, dengan mengatakan bahwa penulis itu adalah Braude.
Dalam sebuah wawancara dengan outlet media Kurdi, Rudaw, al-Hardan mengatakan bahwa dia bermaksud menyerukan untuk membangun hubungan dengan diaspora Yahudi Irak, bukan dengan Israel.
(min)
Lihat Juga :