Prancis: Krisis dengan AS Sangat Serius, Masih Jauh dari Usai
Kamis, 30 September 2021 - 18:08 WIB
loading...
A
A
A
Untuk konteks politik, jelas Le Drian, tampaknya tidak pada tempatnya untuk mengingatkan Anda bahwa misi utama NATO adalah pertahanan kolektif. Baca juga: Duta Besar Prancis Kembali ke AS saat Ketegangan Mereda Terkait Kapal Selam
"AS memainkan peran penting dalam aliansi dan krisis yang kita alami saat ini tidak akan mempertanyakan misi utama ini," ungkapnya, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (30/9/2021).
Dia ingat, bahwa Prancis telah memprakarsai revisi konsep strategis NATO untuk KTT Madrid. Le Drian juga menyerukan tinjauan menyeluruh atas kerja sama dengan Australia, setelah keputusannya untuk menarik diri dari perjanjian kapal selam.
"Di Australia, erosi kepercayaan ini membutuhkan tinjauan menyeluruh atas kerja sama kami," ujar Le Drian. Dia mencatat, bahwa konsultasi dengan duta besar Prancis yang ditarik dari Canberra terus berlanjut.
"Duta besar kami untuk Australia akan kembali [ke Canberra], tetapi untuk saat ini kami melanjutkan konsultasi dengannya, yang memungkinkan kami untuk mengklarifikasi perkembangan hubungan kami," tukasnya.
"AS memainkan peran penting dalam aliansi dan krisis yang kita alami saat ini tidak akan mempertanyakan misi utama ini," ungkapnya, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (30/9/2021).
Dia ingat, bahwa Prancis telah memprakarsai revisi konsep strategis NATO untuk KTT Madrid. Le Drian juga menyerukan tinjauan menyeluruh atas kerja sama dengan Australia, setelah keputusannya untuk menarik diri dari perjanjian kapal selam.
"Di Australia, erosi kepercayaan ini membutuhkan tinjauan menyeluruh atas kerja sama kami," ujar Le Drian. Dia mencatat, bahwa konsultasi dengan duta besar Prancis yang ditarik dari Canberra terus berlanjut.
"Duta besar kami untuk Australia akan kembali [ke Canberra], tetapi untuk saat ini kami melanjutkan konsultasi dengannya, yang memungkinkan kami untuk mengklarifikasi perkembangan hubungan kami," tukasnya.
(esn)
Lihat Juga :