Arab Saudi Ditekan untuk Bebaskan Pangeran Filantropis

Selasa, 02 Juni 2020 - 09:20 WIB
loading...
A A A
Upaya internasional adalah pertaruhan yang dapat menjadi bumerang di kerajaan yang penguasa otoriternya sangat menentang kritik publik.

Tetapi, ketika seruan pribadi kepada para penguasa tidak diindahkan, kampanye tekanan bisa menjadi satu-satunya harapan pada saat kerajaan bergulat dengan kemerosotan ekonomi yang dipicu krisis Covid-19 dan kegelisahan yang meningkat di Washington dengan kebijakan agresif Pangeran MBS.

"Game of Thrones"

Pangeran Salman adalah di antara sekelompok bangsawan yang ditahan ketika Pangeran MBS menyingkirkan saingan potensial untuk mengumpulkan kekuatan yang tak terlihat oleh penguasa sebelumnya.

Dua anak dan seorang saudara laki-laki Aljabri, mantan ajudan Pangeran Mohammed bin Nayef, juga ditahan pada bulan Maret, di mana sumber yang dekat dengan keluarga itu menyebut mereka menjadi "korban game of thrones Saudi".

Aljabri, yang diasingkan di Kanada, sebelumnya berusaha untuk mengeluarkan anak-anaknya dari Arab Saudi tetapi pihak berwenang telah menempatkan mereka di bawah larangan bepergian.

Putri Basmah binti Saud, seorang bangsawan lain yang dianggap dekat dengan Pangeran Mohammed bin Nayef, telah dipenjara di penjara Al-Ha'ir selama setahun, tanpa dakwaan, bersama dengan putrinya.

Keluarganya kehilangan semua kontak dengan sang putri setelah mereka mem-posting pesan untuk Raja Salman di Twitter yang berisi permohonan pembebasannya pada bulan April lalu.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
AS Naikkan Level Ancaman...
AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya
Rekomendasi
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
Berita Terkini
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved