Dikepung Militer, Area Gedung Putih Mirip Zona Perang
Selasa, 02 Juni 2020 - 07:57 WIB
loading...
A
A
A
"Ya Tuhan. Ini bahkan belum jam malam dan penegak hukum (yang ditempatkan di lapangan di sekitar Gedung Putih) telah mulai 'membersihkan' pengunjuk rasa damai dengan flash dan gas air mata," tulis jurnalis senior Buzz Feed News, Ellie Hall via akun @ellievhall, Selasa (2/6/2020).
Jurnalis Vox, Aaron Rupar, via akun Twitter-nya, @atrupar, menulis; "Daerah di luar Gedung Putih tampak seperti zona perang sekarang."
Demo yang diwarnai kerusuhan selama beberapa hari di berbagai wilayah di AS dipicu oleh kematian George Floyd , seorang pria kulit hitam ketika seorang polisi kulit putih Minneapolis menjepitkan lututnya ke leher Floyd selama beberapa menit bahkan setelah ia berhenti bergerak dan memohon udara. (Baca: Autopsi Independen: George Floyd Tewas karena Asfiksia, Ini Pembunuhan )
Trump berpidato singkat sebelum jam malam di Washington D.C diberlakukan. Dia meminta orang-orang Amerika untuk menghentikan kekerasan.
“Semua orang Amerika benar-benar muak dan berontak oleh kematian brutal George Floyd. Pemerintahan saya berkomitmen penuh bahwa untuk George dan keluarganya, keadilan akan ditegakkan," kata Trump.
Jurnalis Vox, Aaron Rupar, via akun Twitter-nya, @atrupar, menulis; "Daerah di luar Gedung Putih tampak seperti zona perang sekarang."
Demo yang diwarnai kerusuhan selama beberapa hari di berbagai wilayah di AS dipicu oleh kematian George Floyd , seorang pria kulit hitam ketika seorang polisi kulit putih Minneapolis menjepitkan lututnya ke leher Floyd selama beberapa menit bahkan setelah ia berhenti bergerak dan memohon udara. (Baca: Autopsi Independen: George Floyd Tewas karena Asfiksia, Ini Pembunuhan )
Trump berpidato singkat sebelum jam malam di Washington D.C diberlakukan. Dia meminta orang-orang Amerika untuk menghentikan kekerasan.
“Semua orang Amerika benar-benar muak dan berontak oleh kematian brutal George Floyd. Pemerintahan saya berkomitmen penuh bahwa untuk George dan keluarganya, keadilan akan ditegakkan," kata Trump.
Lihat Juga :