China kepada NATO: Jangan Ikut Campur di Asia

Selasa, 28 September 2021 - 23:33 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Kapal Perang Inggris Terobos Selat Taiwan Menuju Vietnam

Stoltenberg membalas sentimen China itu dengan jaminan bahwa aliansi transatlantik tersebut tidak melihat China sebagai musuh, sebelum menyerukan China untuk menegakkan komitmen internasionalnya dan bertindak secara bertanggung jawab dalam sistem internasional, menurut rilis NATO di situsnya.

Stoltenberg mengangkat kekhawatiran lanjutan kelompok itu atas kebijakan koersif China, sambil menekan pejabat China pada perluasan persenjataan nuklir negaranya serta pengeluaran militer dan modernisasi yang tidak jelas.

“Sekretaris Jenderal mendesak China untuk terlibat secara bermakna dalam dialog, pembangunan kepercayaan dan langkah-langkah transparansi mengenai kemampuan dan doktrin nuklirnya,” kata NATO, yang juga merilis versi Mandarin dari pernyataannya, tetapi sebagian besar — termasuk kekhawatiran Stoltenberg — tidak muncul dalam pembacaan Kementerian Luar Negeri China..

Beijing sangat kritis terhadap operasi NATO yang dipimpin Amerika Serikat (AS) di Afghanistan, terutama setelah penarikan tergesa-gesa bulan lalu. China telah mempertahankan layanan kedutaan di Kabul dan telah memandang baik pemerintah baru Taliban.

Dalam kesempatan itu Stoltenberg dan Wang juga menyinggung soal Afghanistan. Stoltenberg mengungkapkan harapan NATO bagi China untuk bersama-sama meminta pertanggungjawaban Taliban atas komitmen mereka dalam melawan terorisme dan menegakkan hak asasi manusia, tidak terkecuali hak-hak perempuan.

Baca juga: China Peringatkan AS akan Campakkan India, Australia, dan Jepang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
Tentara China Ikut Perang...
Tentara China Ikut Perang Bantu Rusia Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved