Gara-gara Kesepakatan Gas Rusia, Hungaria Bersitegang dengan Ukraina

Selasa, 28 September 2021 - 22:32 WIB
loading...
A A A
Kesepakatan ini akan memperlihatkan sekitar setengah dari pasokan gas tahunan negara itu diangkut melalui Balkan dan Austria. Efektif mulai Jumat, pengaturan baru akan membuat Kien menelan biaya jutaan dalam biaya transit.

Eksekutif top gas Ukraina Sergey Makogon menyebut kesepakatan itu sebagai contoh lebih lanjut dari sikap Kremlin terhadap tetangganya. Sementara itu Menteri Luar Negeri negara itu mengklaim bahwa mengambil bisnis di tempat lain merugikan kepentingan nasional Ukraina dan bukan sebuah keputusan yang dibenarkan secara ekonomi tetapi dibuat untuk murni menyenangkan Kremlin.

Namun, Menteri Luar Negeri Hungaria membalas bahwa Ukraina hanya mencampuri urusan dalam negeri negaranya.

"Bagi Hungaria, keamanan energi adalah masalah keamanan, kedaulatan, dan ekonomi daripada masalah politik. Anda tidak dapat memanaskan rumah dengan pernyataan politik," kata Peter Szijjarto setelah para eksekutif menandatangani kesepakatan.

CEO Gazprom, Alexey Miller, juga telah menyatakan dukungannya untuk kesepakatan tersebut sebagai kesempatan untuk mendiversifikasi rute pasokan melalui wilayah tersebut, yang menjadi mungkin sebagian besar berkat perusahaan Bulgaria, Serbia dan Hungaria yang mengembangkan sistem pipa gas nasional mereka.

Baca juga: Presiden Ukraina Sebut PBB Pensiunan Superhero
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved