Senapan Baru Pasukan Khusus Inggris Ini Bisa Ledakkan Helikopter di Langit

Senin, 27 September 2021 - 14:17 WIB
loading...
Senapan Baru Pasukan...
Gepard GM6 Lynx, senapan baru pasukan khusus Inggris, diklaim dapat meledakkan helikopter di langit dengan satu tembakan. Foto/Mail Online
A A A
LONDON - Special Air Service (SAS), salah satu pasukan khusus Inggris, telah dipersenjatai dengan senapan baru yang sangat kuat. Senjata ini diklaim dapat meledakkan helikopter di langit atau menghancurkan kendaraan berlapis baja dengan satu tembakan.

Senapan baru itu bernama Gepard GM6 Lynx. Lantaran dampak tembakannya yang menghancurkan, senjata tersebut disamakan dengan meriam howitzer.

Baca juga: Mengenal Vanuatu, Negara Kecil yang Selalu Usik Indonesia soal Papua Barat

Gepard GM6 Lynx beratnya hanya 23 pon dan panjangnya kurang dari 4 kaki.

Senapan semi-otomatis itu dibuat di Hungaria. Jangkauan tembakannya mencapai seperempat mil.

Gepard GM6 Lynx memiliki laras yang dapat ditarik kembali seperti senapan artileri ke badan senapan untuk menyerap recoil yang sangat besar.

Senapan tersebut menggunakan magasin lima peluru Raufoss Mk2 kaliber .50, yang dapat ditembakkan dalam waktu kurang dari tiga detik.

Seorang anggota SAS, seperti dikutip dari Mail Online, Senin (27/9/2021) mengatakan: "GM6 sangat fantastis. Ini seperti pergi berperang membawa sebuah artileri. Tentara menyebutnya Howitzer. Itu pukulan yang sangat besar."

Peluru yang ditembakkan diklaim dapat menghentikan bom truk di jalurnya. Bahkan tim pasukan yang dilengkapi senapan ini diklaim bisa mengalahkan setengah lusin pesawat tempur atau helikopter yang sangat mahal dengan sangat cepat.

Baca juga: Bak Dinosaurus, Kapal Selam Nuklir Australia Rp1.425 Triliun Tak Akan Berguna

Meskipun tembakannya sangat kuat, senapan seharga £9.000 ini mudah dibawa dan ideal untuk terjun payung ke medan perang.

SAS, Special Boat Serbice (SBS), dan Special Reconnaissance Regiment (Resimen Pengintaian Khusus) dilaporkan telah membeli 150 unit senapan canggih ini.

Peluru yang ditembakkannya dapat menembus armour sebelum meledak di dalam tangki bahan bakar atau bagian dalam kendaraan lapis baja.

Beberapa pasukan khusus Inggris dengans senapan kuat seperti itu telah ditempatkan di Suriah dan Irak. Namun, Kementerian Pertahanan menolak berkomentar untuk setiap operasi pasukan khusus.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Trump Sebut Israel Bisa...
Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir
Rekomendasi
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved