Kekuatan Angkatan Laut China Lawan Australia: Siapa Lebih Hebat?
Minggu, 26 September 2021 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
“Kapal selam nuklir kelas Jin mampu meluncurkan rudal balistik dan dianggap sebagai penangkal nuklir berbasis laut pertama yang kredibel di China," ungkap laporan Pentagon.
Armada Australia
Peringkat 19 di antara 140 militer paling kuat di dunia, Australia berada di posisi ke-47 dalam hal kekuatan angkatan laut.
Armada Australia memiliki 48 unit kapal angkatan laut yang mencakup enam kapal perang ranjau, 3 kapal perusak, dan 13 kapal patroli. Australia tidak memiliki korvet di armadanya.
Armada Australia hanya memiliki setengah dari jumlah kapal selam China. Saat ini Australia tidak memiliki kapal selam nuklir.
Dengan jumlah ini, Australia nyaris hanya mencakup 6% kekuatan armada China. Namun, perjanjian AUKUS kemungkinan akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi Australia karena AS dan Inggris akan fokus menemukan cara yang memadai untuk mengirimkan minimal delapan kapal selam bertenaga nuklir untuk Australia.
Kini perlombaan senjata di kawasan Indo-Pasifik sudah membayangi seluruh negara di kawasan tersebut. Indonesia dan Malaysia juga telah memperingatkan situasi tersebut.
Armada Australia
Peringkat 19 di antara 140 militer paling kuat di dunia, Australia berada di posisi ke-47 dalam hal kekuatan angkatan laut.
Armada Australia memiliki 48 unit kapal angkatan laut yang mencakup enam kapal perang ranjau, 3 kapal perusak, dan 13 kapal patroli. Australia tidak memiliki korvet di armadanya.
Armada Australia hanya memiliki setengah dari jumlah kapal selam China. Saat ini Australia tidak memiliki kapal selam nuklir.
Dengan jumlah ini, Australia nyaris hanya mencakup 6% kekuatan armada China. Namun, perjanjian AUKUS kemungkinan akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi Australia karena AS dan Inggris akan fokus menemukan cara yang memadai untuk mengirimkan minimal delapan kapal selam bertenaga nuklir untuk Australia.
Kini perlombaan senjata di kawasan Indo-Pasifik sudah membayangi seluruh negara di kawasan tersebut. Indonesia dan Malaysia juga telah memperingatkan situasi tersebut.
(sya)
Lihat Juga :