Biden Gelar KTT Quad di Tengah Kekhawatiran Terhadap China

Sabtu, 25 September 2021 - 09:44 WIB
loading...
A A A
Quad, yang secara resmi dikenal sebagai Dialog Keamanan Segiempat, dipandang sebagai penyeimbang bagi China di kawasan Indo-Pasifik. Para pemimpinnya bertemu secara virtual untuk pertama kalinya pada bulan Maret.

“Yang benar-benar ingin dibahas oleh keempat pemimpin ini adalah China, dan pengaruh China yang semakin besar dalam semua aspek kehidupan, tidak hanya untuk negara masing-masing, tetapi di seluruh dunia sekarang,” kata koresponden Gedung Putih Al Jazeera Kimberly Halkett.

Sebelumnya, China mengkritik kelompok itu sebagai kelompok "eksklusif", dengan mengatakan ditakdirkan untuk gagal.

KTT Quad datang saat Washington lebih menekankan pada kemitraan di kawasan Indo-Pasifik.

Awal bulan ini, pemerintahan Biden mengumumkan pakta keamanan dengan Inggris dan Australia. Aliansi baru, yang dijuluki AUKUS, akan melihat Washington dan London membantu Canberra memperoleh kapal selam bertenaga nuklir.

China mengecam keras AUKUS, menyebutnya sebagai ancaman sangat tidak bertanggung jawab terhadap stabilitas regional.

Baca juga: Lawan AUKUS, China Didesak Bersiap Lakukan Serangan Nuklir Pertama

Para pejabat AS mengatakan baik Quad dan AUKUS dimaksudkan untuk meningkatkan kerja sama antara sekutu dan tidak ditujukan terhadap negara mana pun.

“Pada awal pemerintahan, presiden mengindikasikan bahwa dia ingin membawa lembaga ini – yang merupakan pertemuan informal dari negara-negara demokrasi terkemuka di Indo-Pasifik – dan pada dasarnya mengangkatnya ke tingkat pemimpin dan untuk memastikan bahwa kita bekerja sama untuk membangun jalur komunikasi yang lebih baik dan memperkuat kerja sama dan kebiasaan kerja sama di antara kita,” kata seorang pejabat pemerintah AS kepada wartawan sebelum KTT.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Wamenkes Dante Ingatkan...
Wamenkes Dante Ingatkan Ancaman Aging Population, Lansia Indonesia Capai 12 Persen
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Berita Terkini
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved