Biden Gelar KTT Quad di Tengah Kekhawatiran Terhadap China

Sabtu, 25 September 2021 - 09:44 WIB
loading...
Biden Gelar KTT Quad...
Presiden AS Joe Biden menggelar KTT Quad di tengah kekhawatiran terhadap China. Foto/Al Jazeera
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumpulkan para pemimpin Jepang , Australia dan India di Gedung Putih untuk memperkuat kemitraan yang muncul dari empat negara Indo-Pasifik, yang dikenal sebagai Quad, bersatu dalam kekhawatiran mereka tentang China .

Ini adalah pertemuan langsung pertama aliansi Quad Indo-Pasifik .

Pertemuan yang berlangsung selama dua jam pada hari Jumat waktu AS itu bertujuan untuk mempererat kemitraan di tengah tantangan global dan meningkatnya persaingan dengan China di kawasan Indo-Pasifik.

Pada awal pertemuan, Biden mengumumkan program fellowship yang memungkinkan siswa dari empat negara untuk mengejar gelar di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) di universitas-universitas AS.

Presiden AS juga mengatakan negara-negara itu bersatu untuk menghadapi tantangan utama, dari COVID-19 hingga iklim hingga teknologi baru.

“Kami tahu bagaimana menyelesaikan sesuatu, dan kami siap menghadapi tantangan,” tambah Biden dalam pidato sambutan pembukaan pada pertemuan tersebut seperti dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (25/9/2021).

Baca juga: Biden kepada PBB: AS Tidak Ingin Perang Dingin Baru dengan China

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mempertegas pernyataan Biden, memuji dorongan oleh empat negara yang diumumkan awal tahun ini untuk memproduksi satu miliar vaksin COVID-19 .

“Kami percaya pada Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, karena kami tahu itulah yang menghasilkan kawasan yang kuat, stabil, dan sejahtera,” ujar Morrison.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved