Horor, Gadis 15 Tahun di India Diperkosa Beramai-ramai oleh 33 Pria

Sabtu, 25 September 2021 - 01:32 WIB
loading...
Horor, Gadis 15 Tahun...
Para warga di India demo mengecam maraknya pemerkosaan. Foto/REUTERS
A A A
MUMBAI - Seorang gadis 15 tahun di Mumbai, India , diperkosa beramai-ramai oleh 33 pria. Korban diserang berulang kali dalam kurun waktu sembilan bulan.

Polisi setempat telah menangkap 28 dari 33 tersangka. Kejahatan massal ini dimulai pada Januari 2021.

Baca juga: Lawan AUKUS, China Didesak Bersiap Lakukan Serangan Nuklir Pertama

Menurut laporan media lokal, yang dikutip BBC, Sabtu (25/9/2021), korban pertama kali diserang oleh kekasihnya sendiri, di mana pelaku juga merekam aksinya.

Pelaku dan teman-temannya kemudian menggunakan rekaman itu untuk memerasnya agar berhubungan seks dengan mereka.

Menurut polisi,pemerkosaan beramai-ramai itu terjadi di berbagai pinggiran kota Mumbai, termasuk Dombivili, Badlapur, Murbad dan Rabale.

Korban pada akhirnya memberanikan diri untuk melaporkan kasus tersebut ke polisi pada Rabu malam lalu.

Media lokal, NDTV, melaporkan bahwa korban telah menyebutkan total 33 pria yang menyerangnya. Dia tahu hampir semua identitas para pelaku.

Sejak pemerkosaan beramai-ramai terhadap seorang mahasiswi di bus tahun 2012 yang dijuluki Nirbhaya, yang menyebabkan kemarahan global, India telah memperkenalkan undang-undang yang keras untuk menangani kejahatan yang bersifat seksual.

Namun meskipun pengawasan meningkat, pemerkosaan masih tetap menjadi masalah serius.

Pada tahun 2020, Biro Catatan Kejahatan Nasional India mencatat 28.046 kasus pemerkosaan atau atau hampir 77 kasus sehari.

Para aktivis mengatakan jumlah sebenarnya jauh lebih tinggi karena banyak kasus tidak dilaporkan, di mana pemerkosaan masih dipandang sebagai hal yang tabu oleh banyak orang di masyarakat India.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved