Viral, Pria Bertato Peta Indonesia Ikut Demo Rusuh Pro George Floyd di AS
Senin, 01 Juni 2020 - 16:59 WIB
loading...
Aksi Rainey Arthur Backues, pria bertato peta Indonesia, dalam demo rusuh pro-George Floyd, di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS). Foto/Tom Kelly IV
A
A
A
PHILADELPHIA - Seorang pria yang ikut demo rusuh atas kematian pria kulit hitam George Floyd di Amerika Serikat (AS) jadi sorotan media lengan kanannya bergambar peta Indonesia. Pria itu bernama Rainey Arthur Backues.
Foto-foto aksi Backues viral di media sosial. Salah satunya foto saat dia melemparkan benda-benda ke kaca bank Wells Fargo di Philadelphia, Pennsylvania. Dia mengenakan topi putih, kaus polos dan celana hitam.
Aksinya diabadikan jurnalis foto asal Philadelphia, Tom Kelly IV. Foto-foto tersebut juga dipublikasikan Tom di akun Facebook-nya pada Minggu (31/5/2020).
Menurut Tom, pria dengan tato peta Indonesia gagal memecahkan kaca bank. "Seorang pria mengambil benda dan melemparkannya ke jendela kaca bank Wells Fargo, tetapi benda itu tidak menembus kaca," tulis Tom. (Baca: Protes Kematian George Floyd Berlanjut di AS, WNI dalam Kondisi Aman )
George Floyd, pria kulit hitam di Minneapolis, Minnesota, meninggal setelah lehernya dicekik seorang polisi kulit putih setempat. Dia awalnya ditangkap beberapa polisi atas tuduhan menggunakan uang kertas palsu.
Video saat dicekik lehernya di tanah dengan kondisi diborgol telah viral dan memicu kemarahan publik Amerika. Dia dinyatakan meninggal tak lama setelah dibawa ke rumah sakit terdekat. Kalimat terakhir saat Floyd dicekik yakni; "Saya tidak bisa bernapas" menjadi yel-yel yang disuarakan para demonstran yang menuntut keadilan untuk Floyd.
Sementara itu, Rainey Arthur Backues, sosok pria bertato peta Indonesia dalam demo rusuh di Philadelphia, telah memberikan klarifikasi melalui akun Facebook-nya. Dia mengaku lahir di Jawa, Indonesia, tapi sudah menjadi warga negara AS melalui proses naturalisasi. Dia juga menyampaikan permohonan maaf atas aksi rusuhnya di depan bank.
Foto-foto aksi Backues viral di media sosial. Salah satunya foto saat dia melemparkan benda-benda ke kaca bank Wells Fargo di Philadelphia, Pennsylvania. Dia mengenakan topi putih, kaus polos dan celana hitam.
Aksinya diabadikan jurnalis foto asal Philadelphia, Tom Kelly IV. Foto-foto tersebut juga dipublikasikan Tom di akun Facebook-nya pada Minggu (31/5/2020).
Menurut Tom, pria dengan tato peta Indonesia gagal memecahkan kaca bank. "Seorang pria mengambil benda dan melemparkannya ke jendela kaca bank Wells Fargo, tetapi benda itu tidak menembus kaca," tulis Tom. (Baca: Protes Kematian George Floyd Berlanjut di AS, WNI dalam Kondisi Aman )
George Floyd, pria kulit hitam di Minneapolis, Minnesota, meninggal setelah lehernya dicekik seorang polisi kulit putih setempat. Dia awalnya ditangkap beberapa polisi atas tuduhan menggunakan uang kertas palsu.
Video saat dicekik lehernya di tanah dengan kondisi diborgol telah viral dan memicu kemarahan publik Amerika. Dia dinyatakan meninggal tak lama setelah dibawa ke rumah sakit terdekat. Kalimat terakhir saat Floyd dicekik yakni; "Saya tidak bisa bernapas" menjadi yel-yel yang disuarakan para demonstran yang menuntut keadilan untuk Floyd.
Sementara itu, Rainey Arthur Backues, sosok pria bertato peta Indonesia dalam demo rusuh di Philadelphia, telah memberikan klarifikasi melalui akun Facebook-nya. Dia mengaku lahir di Jawa, Indonesia, tapi sudah menjadi warga negara AS melalui proses naturalisasi. Dia juga menyampaikan permohonan maaf atas aksi rusuhnya di depan bank.
Lihat Juga :