Hamas Bantah Tuduhan Punya Investasi dan Aset di Sudan

Jum'at, 24 September 2021 - 20:01 WIB
loading...
Hamas Bantah Tuduhan...
Juru bicara Hamas Hazem Qassem. Foto/twitter
A A A
JALUR GAZA - Kelompok pejuang Palestina Hamas membantah memiliki investasi dan aset di Sudan. Sebelumnya, muncul laporan berita pihak berwenang Sudan telah mengambil alih aset Hamas.

Hamas pun menegaskan tidak memiliki investasi atau pun aset di Sudan. "Kami tidak memiliki investasi di Sudan," ungkap juru bicara Hamas Hazem Qassem.

"Kami tidak memiliki masalah dengan otoritas Sudan mana pun," papar dia.

Baca juga: Normalisasi dengan Israel, Sudan Tak Lagi Dukung Hamas

Tidak ada komentar langsung dari Khartoum tentang laporan tersebut.

Baca juga: Kim Yo-jong: Korut Terbuka untuk Akhiri Perang jika Kondisinya Terpenuhi

Tahun lalu, Sudan menormalkan hubungan dengan Israel, tampaknya dalam tekanan Amerika Serikat (AS) untuk menghapus Sudan dari daftar negara yang mensponsori terorisme.

Baca juga: Viral! Wanita Robek-robek Iklan LGBTQ dan Pergaulan Bebas di Kereta New York

Langkah Sudan menormalisasi hubungan dengan Israel memicu kontroversi antara pendukung dan pengkritiknya.

Sebelumnya dilaporkan, Sudan menutup pintu dukungan untuk Hamas dengan menyita aset sejumlah perusahaan yang terkait dengan kelompok perlawanan Palestina di Jalur Gaza tersebut.

Penyitaan aset sejumlah perusahaan juga bagian dari upaya Khartoum melepaskan unsur-unsur yang terkait dengan sang pemimpin lama, Omar al-Bashir, sekaligus menolak menjadi tempat yang aman bagi Hamas.

Seorang sumber pemerintah Sudan mengatakan sebuah komite yang dibentuk untuk memulihkan dana publik setelah penggulingan al-Bashir telah mengambil alih perusahaan-perusahaan yang terkait dengan kelompok Hamas.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Berita Terkini
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved