Sempat Galau, AS Akhirnya Setujui Bantuan Dana Rp14,2 Triliun untuk Iron Dome Israel

Jum'at, 24 September 2021 - 07:29 WIB
loading...
Sempat Galau, AS Akhirnya...
DPR AS akhirnya menyetujui bantuan dana untuk Iron Dome Israel setelah sempat menghapusnya. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) akhirnya setuju untuk memberikan bantuan dana sebesar USD1 miliar atau sekitar Rp14,2 triliun untuk sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel . Keputusan ini diambil dua hari setelah keberatan dari kelompok liberal Partai Demokrat yang memaksa para pemimpin untuk menghapusnya dari Rancangan Undang-undang (RUU) pendanaan.

Undang-undang itu disahkan lewat pemungutan suara dengan dukungan 420 suara berbanding 9, delapan dari Partai Demokrat dan satu dari Partai Republik. Selanjutnya undang-undang itu akan dikirim ke Senat, di mana para pemimpin belum menjadwalkan pemungutan suara.

Sejumlah anggota DPR progresif dari Partai Demokrat, yang menuduh Israel melakukan pelanggaran hak asasi manusia terhadap warga Palestina, telah keberatan dengan dimasukkannya ketentuan itu dalam RUU pendanaan. Mereka mengancam pengesahan RUU itu, dengan Partai Demokrat hanya mengendalikan DPR, karena Partai Republik menentang rencana untuk mendanai pemerintah federal hingga 3 Desember dan menaikkan batas pinjaman negara.

DPR AS kemudian meloloskan RUU yang lebih luas pada hari Selasa. Tetapi penghapusan dana Iron Dome membuat marah kelompok tengah Parati Demokrat dan membuat Partai Republik melabeli partai itu sebagai anti-Israel, meskipun ada tradisi panjang di Kongres AS kedua partai itu adalah pendukung kuat negara Yahudi itu.

Baca juga: AS Hapus Bantuan Militer untuk Israel

Para pemimpin Partai Demokrat DPR segera mengatakan mereka akan memperkenalkan RUU mandiri untuk menyediakan dana Iron Dome.

Demokrat liberal telah mengkritik kebijakan AS-Israel, mengatakan harus ada lebih banyak perhatian untuk masalah hak asasi manusia seperti korban sipil Palestina ketika Israel menyerang balik setelah serangan roket Hamas pada bulan Mei.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Deretan Universitas...
Deretan Universitas di Spanyol yang Bisa Dituju dengan Beasiswa LPDP, Ada Kampus Pilihanmu?
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved