Coba Memerkosa, Pria Ini Dihukum Mencuci Pakaian Semua Wanita di Desanya
Jum'at, 24 September 2021 - 01:21 WIB
loading...
Seorang pria di India dihukum mencuci pakaian semua wanita di desanya karena mencoba memerkosa seorang wanita. Foto/SINDOnews.com/Ilustrasi
A
A
A
BIHAR - Pengadilan di Bihar, India , memerintahkan seorang pria yang dituduh melakukan percobaan pemerkosaan untuk mencuci pakaian semua wanita di desanya selama enam bulan tanpa bayaran. Itu harus dilakukan jika ingin bebas dari penjara.
Hakim pengadilan distrik Madhubani, Avinash Kumar, memberikan jaminan pembebasan kepada terdakwa pada hari Selasa dengan syarat bahwa dia akan mencuci pakaian semua wanita di desanya dan mengembalikannya setelah disetrika dengan benar.
Baca juga: Berhubungan Seks dengan Pria Lain Sambil Video Call, Wanita Ini Dihajar Suaminya
Salinan perintah hakim tersebut juga telah dikirim ke kepala dewan desa setempat dan Sarpanch, seorang pejabat dewan desa dengan kekuasaan kehakiman yang terbatas, untuk mendapatkan informasi tentang perilaku terdakwa dan juga untuk mengetahui apakah terdakwa mengikuti arahan pengadilan. Perintah pengadilan telah menjadi pembicaraan di kota.
“Perintah pengadilan mengandung pesan sosial yang besar. Mulai sekarang, tidak ada terdakwa yang berani melakukan kejahatan seperti itu,” kata Parshuram Mishra, pengacara terdakwa, seperti dikutip Gulf News, Kamis (23/9/2021).
Mishra mengatakan kliennya berprofesi sebagai tukang cuci dan ingin menebus dosanya melalui profesi leluhurnya. "Setelah mendengar bandingnya, pengadilan mengabulkan perintah seperti itu," kata pengacara itu.
Menurut para pejabat, total penduduk desa tempat terdakwa berada adalah sekitar 2.000 dan dengan demikian terdakwa diharuskan untuk mencuci pakaian mereka secara berkala sesuai dengan perintah pengadilan.
Hakim pengadilan distrik Madhubani, Avinash Kumar, memberikan jaminan pembebasan kepada terdakwa pada hari Selasa dengan syarat bahwa dia akan mencuci pakaian semua wanita di desanya dan mengembalikannya setelah disetrika dengan benar.
Baca juga: Berhubungan Seks dengan Pria Lain Sambil Video Call, Wanita Ini Dihajar Suaminya
Salinan perintah hakim tersebut juga telah dikirim ke kepala dewan desa setempat dan Sarpanch, seorang pejabat dewan desa dengan kekuasaan kehakiman yang terbatas, untuk mendapatkan informasi tentang perilaku terdakwa dan juga untuk mengetahui apakah terdakwa mengikuti arahan pengadilan. Perintah pengadilan telah menjadi pembicaraan di kota.
“Perintah pengadilan mengandung pesan sosial yang besar. Mulai sekarang, tidak ada terdakwa yang berani melakukan kejahatan seperti itu,” kata Parshuram Mishra, pengacara terdakwa, seperti dikutip Gulf News, Kamis (23/9/2021).
Mishra mengatakan kliennya berprofesi sebagai tukang cuci dan ingin menebus dosanya melalui profesi leluhurnya. "Setelah mendengar bandingnya, pengadilan mengabulkan perintah seperti itu," kata pengacara itu.
Menurut para pejabat, total penduduk desa tempat terdakwa berada adalah sekitar 2.000 dan dengan demikian terdakwa diharuskan untuk mencuci pakaian mereka secara berkala sesuai dengan perintah pengadilan.
Lihat Juga :