Ngeri, Lahar Gunung Berapi Hancurkan Permukiman Warga Kepulauan Canary
Selasa, 21 September 2021 - 00:01 WIB
loading...
Lahar gunung berapi mencapai wilayah pemukiman warga di Kepulauan Canary, Spanyol. Foto/rappler.com/REUTERS
A
A
A
LA PALMA - Lahar letusan gunung berapi di La Palma, Kepulauan Canary, Spanyol , menghancurkan rumah-rumah dan memaksa 5.000 warga mengungsi.
Gunung berapi Cumbre Vieja memuntahkan lahar panas yang mengalir menuruni bukit sejak letusan pada Minggu (19/9/2021), menghancurkan segala sesuatu yang dilaluinya.
Pejabat setempat mengatakan sekitar 100 rumah telah hancur sejauh ini.
Baca juga: Ribut Kapal Selam Nuklir, AS Tembakkan 2 Rudal Balistik Trident
Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez terbang ke La Palma pada Minggu untuk mengawasi upaya penyelamatan ribuan warga.
Baca juga: Australia Mengaku Ragu dengan Kemampuan Kapal Selam Buatan Prancis
Sanchez mengatakan pihak berwenang sedang memantau kebakaran yang mungkin dimulai dari lahar yang terbakar. Aparat militer dan sipil telah dikerahkan untuk membantu.
![Ngeri, Lahar Gunung Berapi Hancurkan Permukiman Warga Kepulauan Canary]()
"Lahar sama sekali tidak meninggalkan apa pun di jalurnya," ungkap Rodriguez kepada penyiar TVE Spanyol, seraya menambahkan penduduk tidak akan kembali ke rumah untuk sementara waktu.
Sejauh ini tidak ada korban yang dilaporkan. Ada perintah evakuasi wajib untuk empat desa, termasuk El Paso dan Los Llanos de Aridane, dan tempat penampungan sementara didirikan.
Gunung berapi Cumbre Vieja memuntahkan lahar panas yang mengalir menuruni bukit sejak letusan pada Minggu (19/9/2021), menghancurkan segala sesuatu yang dilaluinya.
Pejabat setempat mengatakan sekitar 100 rumah telah hancur sejauh ini.
Baca juga: Ribut Kapal Selam Nuklir, AS Tembakkan 2 Rudal Balistik Trident
Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez terbang ke La Palma pada Minggu untuk mengawasi upaya penyelamatan ribuan warga.
Baca juga: Australia Mengaku Ragu dengan Kemampuan Kapal Selam Buatan Prancis
Sanchez mengatakan pihak berwenang sedang memantau kebakaran yang mungkin dimulai dari lahar yang terbakar. Aparat militer dan sipil telah dikerahkan untuk membantu.

"Lahar sama sekali tidak meninggalkan apa pun di jalurnya," ungkap Rodriguez kepada penyiar TVE Spanyol, seraya menambahkan penduduk tidak akan kembali ke rumah untuk sementara waktu.
Sejauh ini tidak ada korban yang dilaporkan. Ada perintah evakuasi wajib untuk empat desa, termasuk El Paso dan Los Llanos de Aridane, dan tempat penampungan sementara didirikan.
Lihat Juga :