Prancis Marah dan Tarik Dubesnya, Ini Reaksi AS dan Australia

Sabtu, 18 September 2021 - 10:47 WIB
loading...
A A A
Paris mengecam kesepakatan proyek kapal selam nuklir itu sebagai tikaman dari belakang, tindakan yang tidak dapat diterima dan tidak dapat dipahami.

Segera setelah kesepakatan kapal selam nuklir dari pakta AUKUS dipublikasikan, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian mengatakan Paris tidak diberitahu tentang kesepakatan itu, menambahkan bahwa langkah itu mengingatkan pada mantan Presiden AS Donald Trump yang berseteru dengan Prancis selama dia berkuasa.

Baca juga: Buntut Aliansi AUKUS, Australia Jadi Target Empuk China

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Australia juga berusaha mengendalikan kerusakan hubungan diplomatik dengan Prancis. "Australia menghargai hubungannya dengan Prancis dan berharap untuk terlibat lagi dengan Prancis dalam banyak masalah kepentingan bersama kami, berdasarkan nilai-nilai bersama." kata kementerian itu, yang menyesalkan penarikan duta besar Prancis dari Canberra.

Prancis tidak menarik dubesnya dari London. Sumber diplomatik Prancis yang dikutip oleh Reuters mengatakan Paris percaya London bergabung dengan kesepakatan trilateral dengan cara "oportunistik". "Kami tidak perlu mengadakan konsultasi dengan duta besar kami [untuk Inggris] untuk mengetahui apa yang harus dilakukan atau untuk menarik kesimpulan," kata sumber tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Bukan Hanya Rupiah,...
Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun
Rekomendasi
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
Berita Terkini
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved