Australia Sebut Prospek Perang dengan China Tak Bisa Diabaikan

Jum'at, 17 September 2021 - 16:39 WIB
loading...
A A A
“Saya pikir kami membuat pernyataan itu 70 tahun yang lalu dan 100 tahun yang lalu kami telah bersama AS dan Inggris dalam setiap pertempuran besar abad ke-20,” katanya.

“Dan kami memiliki kewajiban besar hingga abad berikutnya untuk memastikan kami memperdalam kolaborasi itu karena itu adalah fondasi keamanan nasional kami."

"Tidak ada gunanya kita berpura-pura jika kita memesan 100 kapal selam besok kita bisa bersaing dengan negara adidaya seperti China," imbuh dia.

Pada hari Jumat, Kedutaan Besar China di Australia mengecam tuduhan tidak berdasar dan pernyataan yang salah terhadap China tentang masalah yang terkait dengan Laut China Selatan, Xinjiang, Hong Kong, Taiwan, dan masalah terkait China lainnya dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh Australia dan AS.

"Pernyataan itu, dengan mengabaikan fakta-fakta dasar, melanggar hukum internasional dan norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional dan sangat mencampuri urusan dalam negeri China," katanya.

“Langkah kecil untuk menekan China ini tidak akan berhasil kecuali lelucon yang dipentaskan," ujarnya.

“Kami mendesak pihak Australia untuk meninggalkan mentalitas zero-sum Perang Dingin yang sudah ketinggalan zaman dan persepsi geopolitik yang berpikiran sempit, menangani hubungannya dengan China dengan cara yang benar-benar independen, berhenti tergelincir lebih jauh di jalan yang merusak hubungan China-Australia, dan lakukan lebih untuk meningkatkan rasa saling percaya dan mempromosikan kerja sama pragmatis.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Israel Ungkap 2 Skenario...
Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi
Rekomendasi
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat ke 5.709 Pagi Ini, Mayoritas Sektor Bergerak Positif
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Kapan KJP Juli 2026...
Kapan KJP Juli 2026 Cair? Simak Prediksi Jadwal Pencairan dan Nominal Bantuan
Berita Terkini
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Infografis
J-36 China Diklaim Bisa...
J-36 China Diklaim Bisa Pecundangi Pesawat Pengebom B-21 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved