Napi Palestina Kabur dari Penjara, Panglima Militer Israel Ancam Serang Jenin

Jum'at, 17 September 2021 - 03:33 WIB
loading...
Napi Palestina Kabur...
Panglima Militer Israel Aviv Kochavi. Foto/Al Araby
A A A
TEL AVIV - Panglima Militer Israel mengatakan sudah menyiapkan rencana bagi pasukannya untuk menyerang kota Jenin di Tepi Barat yang diduduki. Kota Jenin adalah kota asal dari enam napi Palestina yang kabur dari penjara Gilboa.

"Israel memiliki rencana untuk menyerang Jenin di Tepi Barat yang diduduki," kata Panglima Militer Israel Aviv Kochavi setelah Tel Aviv menanggung malu akibat insiden kaburnya sekelompok napi Palestina dari penjara dengan keamanan tinggi itu.

Dua dari enam napiasal Palestina masih dalam pelarian setelah kabur dari penjara Gilboa di Israel utara. Keenamnya berasal dari Jenin.

Bersumpah bahwa kedua pria itu akan ditangkap, Kochavi mengatakan kepada TV Israel bahwa interogasi terhadap profil tertinggi dari tahanan yang melarikan diri, Zakaria al-Zubaidi, telah mengindikasikan Jenin adalah tujuan yang mereka inginkan.

Salah satu atau keduanya yang masih buron sekarang bisa bersembunyi di Jenin, kata Kochavi, mendorong kemungkinan untuk meluncurkan operasi militer skala besar di Jenin.

Baca juga: Polisi Israel Siksa dan Lecehkan Napi Palestina yang Sempat Kabur

"Rencananya sudah siap," kata Kochavi kepada stasiun televisi Channel 12 yang berbasis di Tel Aviv.

"Jika situasinya meningkat, kami akan meluncurkan operasi kapan pun kami perlukan," tegasnya.

"(Jika) jumlah serangan yang berasal dari kota Jenin pada umumnya, atau kamp pengungsi pada khususnya meningkat, mungkin tidak dapat dihindari untuk melancarkan serangan," ujarnya seperti dikutip dari Al Araby, Jumat (17/9/2021).

Kochavi mengatakan bahwa serangan itu akan menargetkan apa yang dia sebut sel teroris di daerah Jenin.

Pelarian dari Penjara Gilboa oleh enam pria Palestina awal bulan ini memicu kegembiraan dari banyak warga Palestina dan kekecewaan dari pejabat Israel.

Lima dari pria tersebut adalah bagian dari kelompok Jihad Islam Palestina (PIJ), sebuah kelompok bersenjata yang paling aktif di Jalur Gaza yang terkepung.

Baca juga: 6 Napi yang Dicap Teroris Palestina Kabur dari Penjara Israel

Rabu lalu, pejuang PIJ berjanji untuk memerangi pasukan Israel yang memasuki kamp pengungsi Jenin.

Kochavi bersumpah Israel pada akhirnya akan menangkap para pelarian itu, bahkan jika itu membutuhkan waktu beberapa bulan.

Pemimpin militer itu juga mengklaim Tel Aviv dapat menargetkan Jalur Gaza yang terkepung jika roket diluncurkan dari daerah kantong itu.

"Kami akan menyerang secara paksa setiap kali ada pelanggaran kedaulatan atau kerugian bagi warga negara," ucapnya.

Ini terlepas dari tindakan Israel di daerah kantong yang terkepung biasanya menyebabkan korban sipil yang jauh lebih besar daripada yang dilakukan faksi Gaza terhadap Israel.

Baca juga: Mantan Menteri Yordania: Lindungi Napi Palestina Pembobol Penjara Israel

Dalam eskalasi serius terbaru pada bulan Mei, kampanye pemboman Israel 11 hari yang mematikan menewaskan lebih dari 260 warga Palestina di Gaza, sementara roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza menewaskan 13 orang di Israel.

Berbicara kepada penguasa Gaza, Kochavi menjelaskan Israel akan menggunakan kekuatan sebanyak mungkin untuk membuktikan kepada Hamas bahwa tidak ada gunanya menyerang Israel.

Israel memberlakukan blokade yang menghancurkan di Gaza pada 2007, menjebak penduduknya di apa yang disebut "penjara terbuka".
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
10 Pemain Tersubur dalam...
10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia: Lionel Messi Naik Takhta!
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
Berita Terkini
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved