Polisi Israel Siksa dan Lecehkan Napi Palestina yang Sempat Kabur

Kamis, 16 September 2021 - 23:29 WIB
loading...
Polisi Israel Siksa...
Banyak orang Palestina merayakan keberhasilan enam napi membobol Penjara Gilboa. Foto/Al Araby
A A A
YERUSALEM - Pengacara dua napi Palestina yang sempat kabur dari penjara berkeamanan maksimum Israel mengatakan bahwa kliennya telah disiksa dan mengalami pelecehan sejak ditangkap kembali oleh polisi Israel.

Senin lalu, enam tahanan Palestina yang berhasil melarikan diri dengan berani dari penjara dengan keamanan tinggi Penjara Gilboa, menyebabkan rasa malu bagi Israel dan kegembiraan di Palestina.

Empat dari enam napi pelarian itu telah ditangkap.

Pengacara dari dua orang yang ditangkap menyatakan klien mereka diperlakukan dengan buruk oleh pihak berwenang Israel.

"Mohammed al-Arda telah dipukuli dan disiksa, menurut pengacaranya Khaled Mahajneh," kata Komisi Palestina untuk Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan (CDA) seperti dikutip dari Al Araby, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Polisi Israel Kembali Tangkap Tahanan Palestina yang Membobol Penjara

Mahajneh juga mengatakan al-Arda tidak diizinkan untuk tidur lebih dari 10 jam sejak ditahan lagi, dan dikurung di sel kecil. Ia bahkan tidak diberi makan, dan baru makan untuk pertama kalinya kemarin.

Mahajneh juga mengklaim pelarian itu terluka di sekujur tubuhnya saat keamanan Israel mengejarnya, di mana dia masih belum menerima perawatan. Ia bahkan diserang secara fisik selama penangkapannya kembali.

"Kamu tidak pantas untuk hidup. Kamu pantas bagiku untuk menembakmu di kepala," kata seorang penyelidik kepada Mohammed, kata pengacaranya.

"Tahanan Mohammed al-Arda menolak tuduhan yang dia hadapi dan tetap diam meskipun ada semua siksaan dan upaya untuk menekannya. Dia menjawab penyelidik pendudukan yang tidak melakukan kejahatan," kata Mahajneh.

"Saya berkeliling wilayah Palestina yang diduduki pada tahun 1948 (yang sekarang dianggap Israel) dan mencari kebebasan saya dan untuk melihat ibu saya," kata al-Arda kepada penyelidik.

Baca juga: Israel Tangkap 2 dari 6 Tahanan Palestina yang Kabur dari Penjara

Napi lain yang juga sempat melarikan adalah Zakaria al-Zubaidi, napi dengan profil tinggi. Ia telah bertemu dengan pengacaranya, Avigdor Feldman, pada Rabu sore.

CDA mengungkapkan bahwa saat ditangkap kembali, mantan komandan Brigade Syuhada al-Aqsa itu diduga diserang, menyebabkan dua tulang rusuk dan rahangnya patah.

"Dia dibawa ke rumah sakit Israel karena luka-lukanya tetapi hanya dirawat dengan obat penghilang rasa sakit," kata Feldman yang dikutip CDA.

"Zakaria al-Zubaidi tidak ikut dalam penggalian. Dia pindah ke kamar enam tahanan itu sehari sebelum mereka pergi melalui terowongan yang memakan waktu hampir satu tahun untuk menggali," terang Feldman.

Feldman mengatakan kliennya telah memberi tahu dia bahwa dia dan Al-Arda, yang ditemukan bersama, tidak berusaha mencari bantuan dari orang lain agar tidak membuat mereka bermasalah dengan pihak berwenang Israel.

Baca juga: Mantan Menteri Yordania: Lindungi Napi Palestina Pembobol Penjara Israel
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Trump Ulang Tahun Ke-80,...
Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih
Rekomendasi
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved