Polisi Israel Kembali Tangkap Tahanan Palestina yang Membobol Penjara

Sabtu, 11 September 2021 - 23:03 WIB
loading...
Polisi Israel Kembali...
Polisi Israel telah menangkap empat dari enam napi Palestina yang melarikan diri dari penjara dengan keamanan maksimum. Foto/France24
A A A
TEL AVIV - Polisi Israel mengatakan mereka telah menangkap empat dari enam warga Palestina yang melarikan diri dari penjara dengan keamanan maksimum minggu ini. Mereka ditangkap dalam sepasang penangkapan di Israel utara, termasuk seorang pemimpin militan terkenal yang selama bertahun-tahun telah membuatnya menjadi tokoh terkenal di Israel.

Sabtu pagi, polisi mengatakan mereka telah menangkap dua pria, termasuk Zakaria Zubeidi, di kota Arab Umm al-Ghanam. Zubeidi adalah seorang pemimpin militan selama pemberontakan Palestina kedua di awal 2000-an.

Meskipun dia dikaitkan dengan serangan terhadap orang Israel, dia juga terkenal karena sering memberikan wawancara media dan persahabatan yang pernah dia miliki dengan seorang wanita Israel. Zubeidi selama bertahun-tahun telah menerima amnesti dan mengambil kursus perguruan tinggi serta aktif dalam gerakan teater Tepi Barat sebelum dia ditangkap kembali pada 2019 karena dicurigai terlibat dalam serangan.

Foto-foto yang dirilis polisi menunjukkan Zubeidi, diborgol dan mengenakan penutup mata putih, dibawa pergi oleh dua petugas polisi.

Dalam sebuah pernyataan, polisi mengatakan bahwa pasukan keamanan Israel, termasuk militer, telah bekerja "sepanjang waktu" untuk menangkap para buronan.

“Semua pasukan dikerahkan dengan kekuatan penuh, mencari di area terbuka, mengumpulkan setiap informasi sampai mereka berhasil memecahkan teka-teki untuk menemukan dua buronan ini, termasuk Zubeidi," kata polisi seperti dikutip dari France24, Sabtu (11/9/2021).

Sebelumnya, dua tahanan lainnya ditangkap di Nazareth, sebuah kota Arab di Israel utara di sebelah barat Umm al-Ghanam.

Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan polisi Israel membelenggu salah satu tahanan, Yakub Kadari, ke kursi belakang kendaraan polisi dan menanyakan namanya. Pria yang mengenakan celana jins dan kaus oblong hijau itu dengan tenang mengidentifikasi dirinya sebagai Kadari dan menjawab “ya” ketika ditanya apakah dia salah satu pelarian. Kadari menjalani dua hukuman seumur hidup untuk percobaan pembunuhan dan penanaman bom.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved