Eks Presiden Rusia: Peringatan 9/11 Saatnya Merefleksikan Kegagalan Perang Melawan Teror AS

Minggu, 12 September 2021 - 07:30 WIB
loading...
A A A
Dia merujuk pada komentar Presiden Joe Biden bahwa penarikan itu hanya berarti akhir dari kampanye Afghanistan, tetapi juga mengakhiri era operasi militer besar untuk membentuk kembali negara-negara lain.

Dalam pandangan Medvedev, kata-kata Biden adalah pengakuan terbuka oleh Washington atas runtuhnya strategi untuk menegaskan kehadiran militer-politiknya di mana-mana.

"Semua upaya pembangunan militer AS di Afghanistan benar-benar berubah menjadi debu dalam semalam," tambahnya.

Tidak seperti kebanyakan negara, Rusia telah mempertahankan kehadiran diplomatiknya di Kabul karena memposisikan dirinya sebagai pemain kunci di masa depan Afghanistan.

Baca juga: Peringati 20 Tahun 9/11, Biden Serukan Persatuan Nasional

Moskow telah menjangkau faksi-faksi Afghanistan, termasuk Taliban, yang sementara menyebutnya sebagai organisasi teroris, ingin melihatnya terintegrasi ke dalam komunitas internasional. Medvedev mengatakan bahwa membangun Afghanistan "harus dilakukan oleh kekuatan politik negara itu sendiri."

Medvedev juga mengatakan tujuan memerangi terorisme membutuhkan "seluruh komunitas internasional" dan mengatakan bahwa "yang paling penting adalah pendalaman kerja sama antara Rusia dan Amerika Serikat" dalam perjuangan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Krisis Demografi China:...
Krisis Demografi China: Pemerintah Dorong Gerakan Lansia Merawat Lansia
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved