Istana Buckingham: Ratu Elizabeth II Mendukung Gerakan Black Lives Matter

Jum'at, 10 September 2021 - 18:57 WIB
loading...
A A A
"Jika itu asumsi yang Anda buat, saya pikir itu terasa cukup aman," jawab Meghan Markle.

Dia menolak untuk mengungkapkan nama anggota kerajaan yang menanyakan hal itu, tetapi di luar wawancara ia menegaskan itu jika itu bukan Ratu atau mendiang suaminya, Pangeran Philip.

Baca juga: Meghan Sebut Kerajaan Inggris Tolak Jadikan Anaknya Pangeran karena Khawatir Kulitnya Gelap

Pangeran Harry mengatakan dia sangat sedih karena tidak ada anggota keluarga yang mengutuk perlakuan rasis terhadap Meghan Markle oleh pers Inggris, dan Duchess menyarankan bahwa rasisme bisa berada di balik keputusan Istana untuk tidak memberikan perlindungan keamanan kepada Archie, yang mana semua anggota kerajaan berhak mendapatkannya. Dia juga menduga bahwa hal itu juga kemungkinan menjadi alasan mengapa dia tidak diberi gelar "Pangeran" meskipun dalam kasus ini dia tidak mengetahui keputusan tahun 1917 oleh George V untuk membatasi berapa banyak orang yang dapat diberi gelar "Pangeran" atau "Putri".

Tuduhan itu memicu kecaman luas dan seruan untuk memboikot Keluarga Kerajaan. Sebuah perusahaan lobi Inggris meluncurkan petisi yang meminta pemerintah untuk menghapuskan monarki.

Keluarga Kerajaan kemudian merilis sebuah pernyataan yang mengatakan akan secara pribadi menangani tuduhan rasisme, tetapi mencatat bahwa beberapa ingatan mungkin berbeda.

"Kami sangat bukan keluarga rasis," Pangeran William berbicara kepada wartawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Krisis Global Jadi Topik...
Krisis Global Jadi Topik Hangat Simulasi Sidang PBB di Bangkok, Delegasi Indonesia Mendominasi
Rekomendasi
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved