China Disarankan Balas Kirim Kapal Perang ke Perairan Teritorial AS

Jum'at, 10 September 2021 - 08:45 WIB
loading...
A A A
The Global Times mengakui bahwa kedua negara tidak setuju pada status teritorial perairan di Laut China Selatan yang dipermasalahkan, tetapi menekankan bahwa itu sama sekali tidak membuat tindakan Angkatan Laut Amerika di Laut Cina Selatan legal.

"Apa yang telah dilakukan AS adalah provokasi terang-terangan, dan ini jelas bagi semua orang. Ada banyak orang dan fasilitas China di Meiji Reef, dan kapal perang AS yang berlayar begitu dekat tampaknya menjadi ancaman. Pihak China tidak bisa tetap acuh tak acuh, tetapi harus mengambil tindakan pencegahan. Ini adalah akal sehat," lanjut editorial itu.

Surat kabar itu menekankan bahwa provokasi berkelanjutan dari AS cepat atau lambat akan menghasilkan "insiden" antara kedua negara dan menuduh Washington membawa lebih banyak kekacauan daripada ketertiban ke wilayah Laut China Selatan.

AS mengeklaim membela kepentingan kekuatan regional, tetapi pada saat yang sama secara terbuka menunjuk Beijing sebagai salah satu saingan utamanya dalam dokumen militer dan kebijakan luar negeri.

Konfrontasi kedua kekuatan meningkat di bawah pemerintahan Trump dengan yang terakhir meluncurkan perang dagang dan memulai kampanye penumpasan global terhadap raksasa teknologi China, seperti Huawei. Kebijakan tersebut berlanjut secara praktis tanpa perubahan besar di bawah penerus Trump—Presiden Joe Biden dari Partai Demokrat.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Gempa M7 Guncang Filipina,...
Gempa M7 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami 1 Meter Lebih di 9 Provinsi
Rekomendasi
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
Nonton Gratis hingga...
Nonton Gratis hingga VIP, Ini Beragam Cara Menikmati Microdrama di V+Short
Berita Terkini
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved