Taliban Murka AS Hancurkan Pangkalan CIA di Luar Kabul

Rabu, 08 September 2021 - 06:56 WIB
loading...
A A A
Baca juga: AS Gunakan Pangkalan Rahasia CIA Evakuasi 1.000 Pasukan Komando Afghanistan

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, menyatakan bahwa Washington berencana untuk mengatur penerbangan evakuasi baru dari Kabul, karena Taliban berjanji untuk membiarkan orang-orang dengan dokumen perjalanan berangkat dengan bebas.

"Pejuang Taliban telah mengatakan bahwa mereka akan membiarkan orang-orang dengan dokumen perjalanan bebas pergi, kami akan menahan mereka untuk itu. Begitu juga puluhan negara lain. Komunitas internasional mengawasi untuk melihat apakah Taliban akan memenuhi komitmen mereka," ujar Blinken kepada wartawan di Doha, Qatar pada Selasa kemarin.

Ketika evakuasi dimulai pada bulan Agustus, ada sekitar 6.000 warga AS di Afghanistan dan hampir semuanya dievakuasi.

"Tetapi tidak mengherankan bahwa terlepas dari situasi dan dorongan, beberapa orang tidak atau tidak dapat membuat keputusan untuk pergi, karena mereka telah berada di Afghanistan selama bertahun-tahun bersama keluarga," tambah Menteri Luar Negeri AS itu.

AS menyelesaikan evakuasi pada 30 Agustus, sebuah misi yang dipuji oleh Biden sebagai keberhasilan luar biasa. Bagaimanapun, Biden sebelumnya dikecam oleh NATO atas keengganannya untuk memperpanjang batas waktu evakuasi 31 Agustus di tengah peringatan konsekuensi Taliban jika batas waktu diperpanjang.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
AS-Saudi Teken Perjanjian...
AS-Saudi Teken Perjanjian Nuklir, Trump: Tak Ada Pengayaan Uranium
Rekomendasi
Alokasikan Pokir untuk...
Alokasikan Pokir untuk Aspal Jalan, Effendi Alung Konsisten Kawal Infrastruktur Jambi
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved