Taliban Murka AS Hancurkan Pangkalan CIA di Luar Kabul
Rabu, 08 September 2021 - 06:56 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Taliban Pamer 'Pasukan Khusus' Badri 313, Jangan Anggap Enteng
Dia menambahkan bahwa para pejuangnya telah mengawasi prajurit AS di kompleks itu sebelum diledakkan.
“Kami berada di sana selama sembilan atau 10 hari. Ada banyak ledakan. Kami tidak menghentikan mereka, bahkan konvoi terakhir yang pergi melalui jalan darat ke bandara. Kami tidak menyerang mereka, karena kami mengikuti perintah dari pejabat tinggi kami," tegas Hasnain, merujuk pada upaya evakuasi AS.
Komandan Taliban ingat bahwa AS memasuki Afghanistan berjanji mereka akan membangun kembali negara itu, dan menghancurkan pangkalan menunjukkan bahwa ini adalah wajah asli AS, mereka tidak meninggalkan apa-apa.
"Kami tidak melakukan perang untuk membunuh orang Amerika. Kami melakukannya untuk membebaskan negara dan mengembalikan hukum syariah," pungkas Hasnain.
Pernyataan itu muncul setelah penyelidikan New York Times mengungkapkan bahwa Pangkalan Elang - yang sampai tahun 2004 adalah rumah bagi penjara Salt Pit - digunakan antara 15 dan 27 Agustus untuk membantu upaya evakuasi militer AS setelah Taliban berkuasa di Afghanistan pada pertengahan Agustus.
Dia menambahkan bahwa para pejuangnya telah mengawasi prajurit AS di kompleks itu sebelum diledakkan.
“Kami berada di sana selama sembilan atau 10 hari. Ada banyak ledakan. Kami tidak menghentikan mereka, bahkan konvoi terakhir yang pergi melalui jalan darat ke bandara. Kami tidak menyerang mereka, karena kami mengikuti perintah dari pejabat tinggi kami," tegas Hasnain, merujuk pada upaya evakuasi AS.
Komandan Taliban ingat bahwa AS memasuki Afghanistan berjanji mereka akan membangun kembali negara itu, dan menghancurkan pangkalan menunjukkan bahwa ini adalah wajah asli AS, mereka tidak meninggalkan apa-apa.
"Kami tidak melakukan perang untuk membunuh orang Amerika. Kami melakukannya untuk membebaskan negara dan mengembalikan hukum syariah," pungkas Hasnain.
Pernyataan itu muncul setelah penyelidikan New York Times mengungkapkan bahwa Pangkalan Elang - yang sampai tahun 2004 adalah rumah bagi penjara Salt Pit - digunakan antara 15 dan 27 Agustus untuk membantu upaya evakuasi militer AS setelah Taliban berkuasa di Afghanistan pada pertengahan Agustus.
Lihat Juga :