Angkatan Udara AS Dituduh Menghina Militer China Selama Operasi Pengintaian

Selasa, 07 September 2021 - 23:31 WIB
loading...
Angkatan Udara AS Dituduh...
Pesawat penginta RC-135S Cobra Ball AS. Foto/Airforce Technology
A A A
BEIJING - Para peneliti di Beijing menuduh Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) mengolok-olok militer China dengan tanda panggilan yang menghina saat melakukan misi pengintaian berturut-turut di timur laut China.

Inisiatif Penyelidikan Situasi Strategis Laut China Selatan (SCSPI) yang berafiliasi dengan Universitas Peking mengatakan operasi penerbangan oleh RC-135S Cobra Ball Amerika membawa pesawat dalam jarak 26 mil laut dari garis pantai China.

Pelacak penerbangan menunjukkan pesawat Angkatan Udara AS lepas landas dari Pangkalan Udara Kadena di Okinawa, Jepang, dan melakukan pengintaian jarak dekat di Laut Kuning, di lepas kota Qingdao, Shandong. Sifat open source dari pelacak online berarti jarak pesawat dari pantai China sulit ditentukan dengan presisi.

Pada 6 September, sehari setelah 19 pesawat Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) melanggar zona identifikasi pertahanan udara Taiwan, SCSPI men-tweet gambar jalur penerbangan RC-135S di dekat China dan mengatakan pesawat itu telah mengadopsi tanda panggilan "JUNKY81." Lembaga pemikir itu mengartikan tanda panggilan itu sebagai penghinaan.

Baca juga: 19 Pesawat Termasuk Bomber Nuklir China Serbu ADIZ Taiwan

Huruf Cina untuk "8" dan "1" muncul di bendera resmi PLA dan mengacu pada 1 Agustus 1927, merujuk pada hari Pemberontakan Nanchang dan sekarang dianggap sebagai hari jadi angkatan bersenjata China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Daftar Lengkap Juara...
Daftar Lengkap Juara Piala Dunia dari 1930 hingga 2026, Negara Mana yang Terbanyak?
Rekomendasi
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Nico Williams Hadiahkan...
Nico Williams Hadiahkan Medali Emas Piala Dunia 2026 untuk Sang Ibunda
Jalanan Memerah, 2 Juta...
Jalanan Memerah, 2 Juta Suporter Spanyol Turun ke Jalan Rayakan Gelar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved