Lagi, Perempuan Afghanistan Turun ke Jalan Tuntut Persamaan Hak

Jum'at, 03 September 2021 - 22:32 WIB
loading...
A A A
Kekhawatiran tentang nasib perempuan mendorong Bank Dunia mengumumkan pada hari yang sama bahwa mereka menghentikan bantuan keuangan ke negara yang kekurangan uang itu.

Pada bulan-bulan awal kebangkitan Taliban di Afghanistan, perempuan semakin terisolasi dari masyarakat dan menjadi sasaran pelecehan dan serangan - termasuk pembunuhan tingkat tinggi terhadap tiga jurnalis perempuan pada bulan Maret.

Pada awal Juli, gerilyawan masuk ke kantor Azizi Bank di selatan kota Kandahar dan memerintahkan sembilan perempuan yang bekerja di sana untuk pergi, lapor Reuters. Teller bank perempuan diberitahu bahwa kerabat laki-laki akan menggantikan mereka.

Pashtana Durrani, pendiri dan direktur eksekutif Learn, sebuah lembaga nirlaba yang berfokus pada pendidikan dan hak-hak perempuan, mengatakan bulan lalu bahwa dia telah kehabisan air mata untuk negaranya.

"Kami telah berkabung atas jatuhnya Afghanistan untuk beberapa waktu sekarang. Jadi saya merasa tidak baik sama sekali. Sebaliknya, saya merasa sangat putus asa," imbuhnya.

Baca juga: Taliban Kembali Langgar Janji, Larang Jurnalis Perempuan Afghanistan Bekerja
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Rekomendasi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Ribuan Umat Islam Inggris...
Ribuan Umat Islam Inggris Turun ke Jalan Lawan Gerakan Rasis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved