Arab Saudi Diam-diam Dekati Taliban setelah Jadi Penguasa Afghanistan

Jum'at, 03 September 2021 - 15:26 WIB
loading...
A A A
"Mereka mencoba untuk berdamai dan Afghanistan yang tidak mungkin menjadi arena konflik proksi di antara mereka," katanya.

Arab Saudi adalah salah satu dari tiga negara, bersama dengan Uni Emirat Arab dan Pakistan, yang secara resmi mengakui Taliban ketika kelompok itu memerintah Afghanistan antara tahun 1996 dan 2001.

Hubungan itu memburuk setelah Taliban menolak untuk mengekstradisi pemimpin al-Qaeda dan warga negara Arab Saudi, Osama bin Laden.

Riyadh secara resmi memutuskan hubungan dengan Taliban setelah serangan 9/11, hampir dua puluh tahun yang lalu.

Kerajaan telah lama dituduh mendukung ekstremis dan Menteri Luar Negeri AS saat itu Hillary Clinton mengatakan dalam email yang bocor bahwa Washington perlu menekan negara-negara seperti Arab Saudi dan Qatar, "Yang menyediakan dukungan keuangan dan logistik rahasia untuk ISIS dan kelompok Sunni radikal lainnya di wilayah tersebut".

Dalam beberapa tahun terakhir, Riyadh telah berusaha mengubah citranya, terutama di dalam negeri, karena tampaknya bergerak melampaui ketergantungannya pada "petrodollar" untuk mendiversifikasi ekonominya dan menarik investasi asing.

MBS telah memelopori reformasi yang bertujuan meliberalisasi negara konservatif, seperti memberi perempuan hak untuk mengemudi, mengizinkan percampuran pasangan yang belum menikah, dan melucuti sebagian besar kekuasaan polisi agama.

Tetapi banyak orang di Barat terus mengasosiasikan Arab Saudi dengan interpretasi Islam yang ketat. Di AS, kerajaan telah mencoba untuk menolak gugatan yang berpotensi memalukan oleh keluarga korban 9/11 yang menuduh pemerintah Saudi terlibat dalam serangan tahun 2001 itu dan mempertahankan hubungan dengan al-Qaeda.

Pada saat yang sama, liberalisasi dalam masyarakat Saudi telah berjalan seiring dengan apa yang dikatakan beberapa orang sebagai penurunan hak asasi manusia dan tindakan keras terhadap perbedaan pendapat politik.

CIA mengeluarkan laporan tahun lalu yang menyalahkan MBS atas pembunuhan kolumnis MEE Jamal Khashoggi.

"Saudi masih dalam kotak dengan Barat atas masalah hak asasi manusia," kata Karasik.

"Hal terakhir yang mereka inginkan adalah dikaitkan dengan Taliban, terutama dengan peringatan 9/11 yang akan datang."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
9 Fakta Diplomasi Ayat...
9 Fakta Diplomasi Ayat Suci Al-Quran pada Pemakaman Khamenei, Kirim Sinyal Bedakan Siapa Sekutu dan Musuh
Ayat Al-Quran tentang...
Ayat Al-Qur'an tentang Perang Badar dalam Seremoni Pemakaman Khamenei, Pujian atau Ejekan untuk Arab Saudi?
Raja Salman dan Mohammed...
Raja Salman dan Mohammed bin Salman Sampaikan Belasungkawa Meski Tak Melayat untuk Khamenei
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
Iran Ancam Beri Balasan...
Iran Ancam Beri Balasan Atas Serangan AS, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9
Israel Tangkap Mufti...
Israel Tangkap Mufti Agung Yerusalem Sheikh Hussein, Larang Masuk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Kortas Tipidkor Polri...
Kortas Tipidkor Polri Limpahkan 3 Perkara Korupsi ke Kejagung
Febrie Adriansyah Mundur,...
Febrie Adriansyah Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
Berita Terkini
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved