AS Hengkang, Taliban Kini Hadapi Perang ISIS-K dan Milisi Panjshir

Jum'at, 03 September 2021 - 08:59 WIB
loading...
A A A
Taliban juga menentang ambisi transnasional ISIS dan jihad global, lebih memilih untuk fokus hanya pada Afghanistan dan mendeklarasikan Imarah atau Emirat Islam di dalam perbatasan tradisional negara itu.

Serangan terhadap warga sipil Afghanistan yang tidak bersalah dan Taliban kemungkinan akan meningkat sekarang, karena Taliban adalah otoritas pemerintahan negara tersebut.

Menurut laporan Juni oleh Dewan Keamanan PBB, ISIS-K melakukan 77 serangan dalam empat bulan pertama tahun 2021 dan merupakan peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun 2020. Serangan lebih lanjut akan mendiskreditkan klaim Taliban sebagai penguasa sah Afghanistan dan memberikan insentif bagi anggota Taliban yang lebih radikal untuk membelot dan bergabung dengan ISIS-K yang lebih kejam dan berorientasi global.

AS meluncurkan koalisi global untuk mengalahkan ISIS di Irak dan Suriah pada tahun 2014 dan tetap dengan gigih menentang ISIS di Afghanistan. Kerja sama diam-diam antara AS dan Taliban dalam beberapa tahun terakhir menghancurkan kelompok itu untuk sementara waktu. Kerja sama yang diperbarui antara pemerintah Taliban dan AS mungkin menjadi salah satu cara yang mungkin untuk menekan kelompok tersebut.

Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Mark Milley mengatakan "mungkin" bagi pasukan AS untuk bekerja sama dengan Taliban dalam mengejar tujuan kontraterorisme di Afghanistan bergerak maju.

Masalah rumit bagi Taliban ketika mereka berusaha menahan ISIS-K adalah gerakan perlawanan dari Lembah Panjshir, yang dikenal sebagai Front Perlawanan Nasional (NRF).

Lembah Panjshir, yang belum berada di bawah kendali Taliban, adalah sarang bersejarah perlawanan anti-Taliban di mana banyak mantan pasukan keamanan Afghanistan dan milisi lainnya mencari perlindungan dari Taliban. Bentrokan antara Taliban dan NRF sudah berlangsung saat keduanya bersaing untuk menguasai pertikaian anti-Taliban terakhir.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Sulhu dan Islah: Sebuah...
Sulhu dan Islah: Sebuah Refleksi
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
Neraca Dagang RI Defisit...
Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar, Pertama Kali sejak 2020
Berita Terkini
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved