Penculikan Massal Siswa Picu Penutupan Sekolah di Nigeria

Jum'at, 03 September 2021 - 03:31 WIB
loading...
A A A
"Tetapi sekolah-sekolah yang saat ini sedang mengerjakan ujian tulis diminta untuk tetap buka sampai mereka menyelesaikan ujian mereka. Pengamanan yang ketat akan diberikan untuk melindungi ujian tulis tersebut," ia menambahkan.

Penculikan terakhir terjadi beberapa hari setelah 91 anak sekolah yang sebelumnya diculik di Negara Bagian Niger dibebaskan oleh penculik mereka setelah ribuan dolar dibayarkan oleh keluarga mereka sebagai uang tebusan.

Baca juga: Dalam 24 Jam, Ratusan Siswa Nigeria Korban Penculikan Dibebaskan

Peter Hawkins, perwakilan UNICEF di Nigeria mengatakan kepada CNN bahwa penculikan Zamfara menyoroti kerapuhan pendidikan dan keamanan di negara bagian itu.

"Para bandit sekarang telah mencapai tahap di mana semua sekolah di negara bagian Zamfara telah ditutup melalui tindakan mereka. Dampaknya pada anak-anak yang ingin belajar akan sangat besar - tidak hanya pada 73 anak-anak yang nyawanya dipertaruhkan untuk tujuan pemerasan, tetapi untuk semua anak di Zamfara yang dicegah untuk dapat pergi ke sekolah dan belajar," kata Hawkins.

Menurut Hawkins sekitar 1,3 juta anak Nigeria telah terkena dampak seringnya penggerebekan di sekolah oleh orang-orang bersenjata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Bukan ke Iran atau Venezuela,...
Bukan ke Iran atau Venezuela, Apa yang Memicu AS Kirim Ratusan Tentara ke Negara Ini?
Langka, Pilot Ini Selamatkan...
Langka, Pilot Ini Selamatkan 80 Penumpang dari Pesawat yang Mesinnya Meledak di Udara
Inggris Diperintahkan...
Inggris Diperintahkan Bayar Rp9,6 Triliun untuk Ganti Rugi Pembunuhan Era Kolonial
Siapa Gustavo Petro?...
Siapa Gustavo Petro? Presiden Kolombia yang Jadi Target Penculikan Trump setelah Maduro
Tenaris Berikan Beasiswa...
Tenaris Berikan Beasiswa untuk 360 Siswa dan Bantuan Fasilitas Sekolah di Cilegon serta Batam
Kebakaran Bar Bangkok...
Kebakaran Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Ngamuk! Iran Gempur...
Ngamuk! Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Yordania, Hancurkan Fasilitas Radar
Rekomendasi
Kuasa Hukum Tegaskan...
Kuasa Hukum Tegaskan Sarwendah Tak Pernah Laporkan Betrand Peto ke Polres Jaksel
Prancis Terhenti di...
Prancis Terhenti di Semifinal, Macron: Terima Kasih Les Bleus
Istri Sirinya Mau Lahiran,...
Istri Sirinya Mau Lahiran, Vicky Prasetyo Minta Doa
Berita Terkini
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved