Lukashenko: Rusia Segera Kirim Senjata, Bahkan Mungkin S-400, ke Belarusia

Kamis, 02 September 2021 - 08:00 WIB
loading...
Lukashenko: Rusia Segera...
Sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia. Senjata ini kemungkinan segera dikirim Rusia ke Belarusia. Foto/REUTERS
A A A
MINSK - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan Rusia segera mengirimkan senjata militer besar-besaran, bahkan mungkin sistem rudal S-400 , ke Belarusia.

Komentar Lukashenko—yang dijuluki diktator terakhir Eropa—disampaikan hari Rabu dan dipublikasikan kantor berita negara setempat, Belta.

Baca juga: AS Tinggalkan Helikopter Tak Berfungsi, Taliban Marah dan Merasa Dikhianati

Pengiriman senjata besar-besaran itu kemungkinan akan ditafsirkan sebagai tanda lebih lanjut dari dukungan Moskow yang tak tergoyahkan untuk Lukashenko, yang menghadapi protes oposisi terbesar terhadap pemerintahannya tahun lalu. Lukashenko merespons protes itu dengan tindakan keras yang dikecam oleh Barat.

Pasukan Rusia dan Belarusia dijadwalkan mengadakan latihan militer gabungan besar-besaran akhir bulan ini. Latihan "Zapad-2021" akan berlangsung dari 10 hingga 16 September 2021.

Rusia melihat sekutu Belarusia-nya sebagai penyangga keamanan di sisi baratnya melawan aliansi militer NATO dan Uni Eropa.

“Rusia dalam waktu dekat...akan memasok kami—saya tidak akan mengatakan berapa banyak uang atau apa—dengan lusinan pesawat, lusinan helikopter, senjata pertahanan udara terpenting,” kata Lukashenko.

“Bahkan mungkin S-400 (sistem rudal darat ke udara). Kami sangat membutuhkannya seperti yang saya katakan di masa lalu, ”katanya.

“Singkatnya, peralatan paling modern. Kami akan membekali diri. Jika kami melihat selama latihan (Zapad-2021) bahwa kami membutuhkan sesuatu yang lain, maka kami akan membelinya dari Federasi Rusia dan menugaskannya,” imbuh dia.

Lukashenko dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan mengadakan pembicaraan di Rusia pada malam latihan militer, pada 9 September 2021.

Baca juga: Taliban Tunjukkan Pasukan Khusus di Bandara Kabul: 'Ini Pelajaran bagi Dunia'

Selama rekor pertemuan delapan jam dengan publik dan jurnalis pada 9 Agustus lalu—sebuah acara tahunan yang dijuluki "Percakapan Besar dengan Presiden"—, Lukashenko menyatakan minatnya pada sistem S-400. Dia saat itu mengatakan bahwa Minsk telah menghubungi Presiden Putin untuk pengirimannya dengan "harga khusus, secara kredit."

Rusia dan Belarus secara resmi adalah bagian dari "negara serikat" dan telah melakukan pembicaraan selama bertahun-tahun untuk lebih mengintegrasikan negara mereka.

Negosiasi telah lama memicu kekhawatiran di antara oposisi Belarusia yang terkepung bahwa Lukashenko mungkin akan memperdagangkan bagian kedaulatan dengan imbalan lebih banyak dukungan politik dari Kremlin.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Uruguay Comeback atas Cape Verde di Babak Pertama
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Berita Terkini
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved