Terungkap, Biden Tawarkan Bantuan Militer kepada Ghani Jelang Kejatuhan Kabul

Rabu, 01 September 2021 - 20:37 WIB
loading...
A A A
Biden juga memuji angkatan bersenjata Afghanistan, yang dilatih dan didanai oleh pemerintah AS.

“Anda jelas memiliki militer terbaik,” katanya kepada Ghani. “Anda memiliki 300.000 pasukan bersenjata lengkap versus 70-80.000 dan mereka jelas mampu berperang dengan baik,” pujinya.

Baca juga: Biden Tak Sangka 300.000 Tentara Afghanistan Didikan AS Menyerah pada Taliban

Sementara pada gilirannya Ghani mengatakan kepada Biden bahwa ia yakin akan ada perdamaian jika ia menyeimbangkan kembali solusi militer.

"Kita harus bergerak cepat," ia menambahkan.

"Kami menghadapi invasi skala penuh, terdiri dari Taliban, perencanaan penuh dan dukung logistik Pakistan, dan setidaknya 10-15 ribu teroris internasional, sebagian besar orang Pakistan dilemparkan ke dalam ini," urai Ghani.

Pejabat pemerintah Afghanistan, dan pakar AS, selama ini secara konsisten menunjuk dukungan Pakistan untuk Taliban sebagai kunci kebangkitan kelompok itu.

Afghanistan menjanjikan perubahan dalam strategi militernya, untuk mulai fokus melindungi pusat populasi – kota-kota besar – daripada berjuang untuk melindungi wilayah pedesaan. Biden merujuk menyetujui strategi itu. Dia mengatakan bahwa hal itu akan membantu tidak hanya di lapangan tetapi dalam "persepsi" internasional yang diperlukan untuk menopang dukungan dunia bagi pemerintah Afghanistan.

“Saya bukan orang militer, jadi saya tidak memberi tahu Anda seperti apa seharusnya rencana itu, Anda tidak hanya akan mendapatkan lebih banyak bantuan, tetapi Anda akan mendapatkan persepsi yang akan berubah,” kata Biden.

Ghani, pada bagiannya, meyakinkan Biden.

“Jaminan dukungan Anda sangat membantu kami, untuk benar-benar memobilisasi kami dengan sungguh-sungguh,” ujar Ghani.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Pesawat Cessna Jatuh...
Pesawat Cessna Jatuh di Hutan, 10 Orang Tewas
Rekomendasi
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
Berita Terkini
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved