Dipecat karena Kritik Biden soal Afghanistan, Tentara AS Serukan Revolusi

Rabu, 01 September 2021 - 12:25 WIB
loading...
A A A
“Saya telah berjuang selama 17 tahun. Saya bersedia membuang semuanya untuk mengatakan kepada para pemimpin senior saya: Saya menuntut pertanggungjawaban," katanya dalam video kontroversial tersebut.

Video pengakuannya yang berani itu dengan cepat menjadi viral di beberapa platform media sosial.

Namun, kurang dari 24 jam setelah video ditayangkan, Scheller mengumumkan di posting Facebook lainnya bahwa dia telah dibebaskan dari tugas berdasarkan kurangnya kepercayaan dan keyakinan dari atasannya.

Meskipun dia tidak mengkritik keputusan para atasannya, Scheller tetap bersikukuh dalam mendesak pertanggungjawaban, meminta tentara Korps Marinir yang lain untuk bergabung dengannya.

"Mereka hanya memiliki kekuatan karena kami mengizinkannya. Bagaimana jika kita semua menuntut pertanggungjawaban?” kata Scheller.

Baca juga: Ini Penampakan Tentara Terakhir AS yang Tinggalkan Afghanistan

Sebelum secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya, Scheller memicu kontroversi lebih lanjut dengan video lain—direkam dari bus sekolah yang ditinggalkan di North Carolina bagian timur—berjudul “Your move".

“Anda tidak tahu apa yang mampu saya lakukan,” katanya dalam video itu, di mana dia juga membahas paparannya terhadap lubang luka bakar beracun selama penempatannya di Ramadi, Irak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Heboh! Sejumlah Artis...
Heboh! Sejumlah Artis Tagih Honor Miliaran Rupiah ke TV Swasta
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved