AS Hengkang, Taliban Ambil Kendali Penuh Bandara Kabul

Selasa, 31 Agustus 2021 - 17:54 WIB
loading...
AS Hengkang, Taliban...
Para pemimpin Taliban berjalan melintasi landasan pacu di sisi militer utara Bandara Internasional Hamid Karzai Kabul, Afghanistan. Foto/Yahoo
A A A
KABUL - Para pemimpin Taliban berjalan melintasi landasan pacu di sisi militer utara Bandara Internasional Hamid Karzai Kabul. Ini sebagai isyarat simbolis menyusul penarikan terakhir pasukan Amerika Serikat (AS) dari Afghanistan .

"Dunia seharusnya belajar dari pelajaran mereka, dan ini adalah momen kemenangan yang menyenangkan," kata juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid dalam siaran langsung yang diposting oleh seorang militan.

"Kami ingin menjalin hubungan baik dengan AS dan dunia. Kami menyambut baik hubungan diplomatik dengan mereka semua," tambahnya seperti dikutip dari DW, Selasa (31/8/2021).

Baca juga: Taliban Rayakan Kemenangan Perang saat Pesawat Terakhir AS Hengkang

Beberapa warga Afghanistan dilaporkan masih berada di luar lapangan terbang dengan harapan bisa terbang ke luar negeri untuk melarikan diri dari kekuasaan kelompok Islam itu.

Banyak orang Afghanistan takut bahwa Taliban akan memerintah negara itu seperti yang mereka lakukan dari tahun 1996-2001, menerapkan sistem peradilan yang brutal dan menyangkal hak-hak dasar anak perempuan serta perempuan.

Tiga pesawat angkut militer terakhir AS telah meninggalkan Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul tepat sebelum batas waktu 31 Agustus. Hengkangnya penerbangan terakhir Amerika ini resmi mengakhiri perang di Afghanistan yang sudah hampir 20 tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
Sekarang Kalian Orang...
Sekarang Kalian Orang Meksiko, Perpisahan Mengharukan untuk Iran
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved