Indonesia Bantah Kabar Turki Beli Vaksin Nusantara

Senin, 30 Agustus 2021 - 14:55 WIB
loading...
Indonesia Bantah Kabar...
Mantan menteri kesehatan Indonesia, Terawan Agus Putranto, pengembang vaksin Nusantara untuk COVID-19. Foto/MPI/Arif Julianto
A A A
ANKARA - Pemerintah Indonesia membantah informasi yang beredar bahwa pemerintah Turki akan membeli vaksin Nusantara untuk penanganan pandemi COVID-19. Vaksin itu merupakan karya mantan menteri kesehatan Indonesia Terawan Agus Putranto.

"Hasil klarifikasi saya kepada otoritas berwenang di Turki dapat dipastikan tidak pernah ada pemikiran, rencana maupun pembicaraan pemerintah Turki untuk membeli vaksin Nusantara di Indonesia," kata Duta Besar Indonesia untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal, dalam keterangan tertulis kepada SINDOnews.com, Senin (30/8/2021).

Baca juga: Teroris asal Indonesia, Hambali, Disidang di Pengadilan Militer AS

Dubes Iqbal juga menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan mengenai kemungkinan uji klinis vaksin Nusantara tahap tiga di Turki.

Menurutnya, angka kasus infekasi harian COVID-19 di Turki sudah di bawah 17.000 per hari. Vaksinasi lengkap, yakni dua dosis, sudah mencapai 45 persen penduduk atau sekitar 93 juta dosis dan ditargetkan mencapai 70 persen dalam sebulan ke depan.

"Jadi Turki tidak cocok untuk uji klinis vaksin tahap tiga," kata diplomat Indonesia tersebut.

"Turki sendiri sudah mengembangkan tiga jenis vaksin buatan sendiri dan dua di antaranya sudah memasuki uji klinis tahap tiga," imbuh Dubes Iqbal.

Penegasan Dubes Iqbal itu muncul setelah beredar kabar bahwa pemerintah Presiden Recep Tayyip Erdogan akan membeli vaksin Nusantara dari Indonesia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Erdogan Dorong Negara...
Erdogan Dorong Negara Muslim Bersatu Beri Pelajaran ke Netanyahu
Malaysia, Turki dan...
Malaysia, Turki dan UEA Bersama 51 Negara Lainnya Dilaporkan Pasok Senjata ke Israel
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved