Taliban Ditakutkan Gulingkan Juga Pakistan dan Rebut Senjata Nuklirnya

Jum'at, 27 Agustus 2021 - 00:03 WIB
loading...
A A A
"Itu adalah hasil dari kesalahan yang dibuat sendiri oleh AS dengan menarik sepenuhnya jejak kecil yang tersisa dari kekuatan militer utama kami dari Afghanistan, dan dengan menunda evakuasi personel AS dan mitra Afghanistannya secara tidak perlu," kata mereka.

“Situasi di Afghanistan telah dengan cepat bermetastasis ke pemerintahan Taliban dengan penindasan kembali terhadap perempuan dan anak perempuan, penindasan masyarakat sipil, pemindahan warga Afghanistan yang tak terhitung jumlahnya dari rumah mereka yang kemudian digunakan Taliban untuk mencegah mereka melarikan diri dari Afghanistan, dan kekosongan kekuasaan yang China berusaha mengisi dengan meningkatkan hubungannya dengan Taliban,” imbuh para anggota Kongres Amerika yang dilansir kantor berita PTI, Kamis (26/8/2021).

Baca juga: Penuhi Permintaan Taliban, Iran Ekspor Bensin ke Afghanistan

Memperhatikan bahwa penarikan pasukan AS dan NATO dari negara Asia Tengah tidak hanya terjadi di Kabul saja, atau bahkan kawasan Asia Barat, mereka mengatakan bahwa tindakan tersebut memiliki signifikansi geopolitik dan strategis yang akan memiliki efek riak selama beberapa dekade.

“Menghadapi konsekuensi ini berarti bahwa kita harus mengambil tindakan sekarang untuk memetakan arah strategi Amerika, sementara kita mengelola dampak langsung dari krisis yang ditimbulkan sendiri di Afghanistan ini. Untuk tujuan ini, kami menulis untuk meminta Anda menguraikan apa rencana Anda untuk memajukan Amerika,” sambung surat puluhan anggota Kongres.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Berita Terkini
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved