Taliban Akui Punya 'Hubungan Baik' dengan Rusia dan China

Kamis, 26 Agustus 2021 - 07:01 WIB
loading...
Taliban Akui Punya Hubungan...
Pejuang Taliban berlatih dengan senjatanya di Afghanistan pada 2009. Foto/REUTERS
A A A
KABUL - Taliban memiliki "hubungan baik" dengan Rusia dan China. Pernyataan itu diungkapkan juru bicara Taliban Muhammad Naeem.

Berbicara dalam wawancara dengan saluran televisi yang berbasis di Beirut, Al-Mayadeen, Muhammad Naeem mengklaim Taliban juga memiliki hubungan positif dengan tiga negara tetangga lainnya, yakni Pakistan, Iran dan Uzbekistan.

"China adalah tetangga kami, dan kami memiliki hubungan baik dengannya. Hal yang sama berlaku untuk Rusia," papar dia.

Baca juga: Taliban Pamer 'Pasukan Khusus' Badri 313, Jangan Anggap Enteng

Rusia selama ini menetapkan Taliban sebagai organisasi teroris.

Baca juga: Taliban Tunjuk Mantan Tahanan AS di Guantanamo Jadi Pelaksana Menteri Pertahanan

Naeem, yang bertindak sebagai juru bicara politik Taliban mengklaim, tidak seperti negara-negara Barat, kekuatan regional ini tidak peduli dengan naiknya Taliban ke tampuk kekuasaan Afghanistan.

Baca juga: Inilah 10 Peralatan Militer AS Termahal yang Direbut Taliban secara Gratis

Pada 15 Agustus, Taliban mengumumkan mereka telah mengambil alih Afghanistan. Taliban menyatakan telah mengambil alih seluruh negara, termasuk kota-kota besar dan pos pemeriksaan perbatasan.

Sejak itu, Moskow telah mendekati situasi itu secara berbeda dari kebanyakan negara Barat, dengan Presiden Rusia Vladimir Putin menyerukan dunia untuk bereaksi berdasarkan fakta.

"Taliban menguasai hampir seluruh negara, termasuk ibu kota. Ini kenyataan," ujar Putin pekan lalu.

“Namun, meskipun berkomunikasi dengan Taliban, Moskow tidak berniat menghapusnya dari daftar organisasi teroris,” papar Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Oleg Syromolotov.

Pada hari setelah gerakan itu menyatakan kemenangan, Duta Besar Rusia di Kabul mengungkapkan Taliban telah menggantikan tentara Afghanistan yang menjaga kedutaan.

"Kedutaan kami sudah dijaga oleh Taliban. Hari ini, ada penyerahan: tentara Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan yang menjaga kami pergi," papar Duta Besar Rusia untuk Afghanistan Dmitry Zhirnov.

Dia menjelaskan, "Taliban menegaskan sekali lagi bahwa tidak ada yang diizinkan menyentuh sehelai rambut pun di kepala para diplomat Rusia."
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Nah, Pentagon Minta...
Nah, Pentagon Minta Anggaran Rp1.426 Triliun untuk Tutupi Biaya Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Rahasia Keutamaan Puasa...
Rahasia Keutamaan Puasa Asyura, Ibadah Sunnah yang Sangat Dianjurkan Rasulullah SAW
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Berita Terkini
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved