Wapres Afghanistan: Taliban Tak Beda dengan al-Qaeda, Ibarat Coke dan Pepsi
Selasa, 24 Agustus 2021 - 07:18 WIB
loading...
Para milisi Taliban menduduki istana presiden Afghanistan setelah Presiden Ashraf Ghani melarikan diri, Minggu (15/8/2021). Foto/Screenshot Al Jazeera/Twitter @latikambourke
A
A
A
KABUL - Wakil Presiden (Wapres) Afghanistan Amrullah Saleh mengatakan tak ada perbedaan antara Taliban dengan kelompok teroris al-Qaeda. Dia mengibaratkannya seperti dua minuman ringan populer buatan Amerika Serikat (AS) "Coke" dan "Pepsi".
Wapres Saleh bahkan menyamakan Taliban dan al-Qaeda dengan ISIS.
Baca juga: Taliban Hina Telak AS, Kibarkan Bendera Syahadat Mirip Adegan Imo Jiwa
Politisi tersebut merupakan salah satu anggota terakhir pemerintah Afghanistan yang terus memerangi Taliban. Dia berada di pengasingan setelah ibu kota nasional, Kabul, jatuh ke tangan Taliban pada 15 Agustus lalu.
"Secara ideologis, perbedaan antara ISIS, al-Qaeda dan Taliban adalah perbedaan antara rasa Coke dan Pepsi. Jika Anda menghilangkan labelnya, dapatkah Anda mengatakan yang mana Coke dan mana yang Pepsi?" kata Saleh dalam sebuah wawancara dengan Fox News, yang dilansir Selasa (24/8/2021).
Saleh menekankan bahwa Taliban tidak dapat dipercaya. Argumennya itu diduga merujuk pada kesepakatan damai Amerika Serikat (AS)dengan kelompok itu tahun 2020, di mana gerilyawan mereka setuju untuk mencegah al-Qaeda menginjakkan kaki di wilayah yang berada di bawah kendalinya.
Wapres Afghanistan itu berpendapat bahwa Taliban hanya percaya bahwa "literatur jihadis bahwa mereka akan menang".
Wapres Saleh bahkan menyamakan Taliban dan al-Qaeda dengan ISIS.
Baca juga: Taliban Hina Telak AS, Kibarkan Bendera Syahadat Mirip Adegan Imo Jiwa
Politisi tersebut merupakan salah satu anggota terakhir pemerintah Afghanistan yang terus memerangi Taliban. Dia berada di pengasingan setelah ibu kota nasional, Kabul, jatuh ke tangan Taliban pada 15 Agustus lalu.
"Secara ideologis, perbedaan antara ISIS, al-Qaeda dan Taliban adalah perbedaan antara rasa Coke dan Pepsi. Jika Anda menghilangkan labelnya, dapatkah Anda mengatakan yang mana Coke dan mana yang Pepsi?" kata Saleh dalam sebuah wawancara dengan Fox News, yang dilansir Selasa (24/8/2021).
Saleh menekankan bahwa Taliban tidak dapat dipercaya. Argumennya itu diduga merujuk pada kesepakatan damai Amerika Serikat (AS)dengan kelompok itu tahun 2020, di mana gerilyawan mereka setuju untuk mencegah al-Qaeda menginjakkan kaki di wilayah yang berada di bawah kendalinya.
Wapres Afghanistan itu berpendapat bahwa Taliban hanya percaya bahwa "literatur jihadis bahwa mereka akan menang".
Lihat Juga :