Biden Tak Sangka 300.000 Tentara Afghanistan Didikan AS Menyerah pada Taliban

Jum'at, 20 Agustus 2021 - 07:59 WIB
loading...
Biden Tak Sangka 300.000...
Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kiri) tak menyangka 300.000 tentara Afghanistan didikan AS menyerah begitu saja pada Taliban. Foto/REUTERS/Evelyn Hockstein/Twitter
A A A
WASHINGTON - Salah satu faktor utama penentu kemenangan Taliban adalah enggannya tentara pemerintah Afghanistan yang dilatih dan dipersenjatai Amerika Serikat (AS) menolak berperang. Hal itu tidak diprediksi para pejabat Amerika, termasuk Presiden Joe Biden.

Dalam wawancara dengan ABC News yang tayang pada hari Kamis (19/8/2021), Biden mengomentari kegagalan kolosal intelijen AS untuk memprediksi bahwa pemerintah Afghanistan akan jatuh begitu cepat.

Baca juga: Taliban Deklarasikan Negara Baru Bernama 'Imarah Islam Afghanistan'

Biden mengatakan bahwa laporan intelijen yang telah dia baca mengatakan bahwa keruntuhan akan lebih mungkin terjadi pada akhir tahun. Faktanya, Afghanistan jatuh ke tangan Taliban hanya kurang dari dua minggu.

"Pertanyaannya adalah apakah atau tidak—gagasan bahwa Taliban akan mengambil alih didasarkan pada gagasan bahwa—entah bagaimana, 300.000 tentara yang telah kami latih dan lengkapi akan runtuh begitu saja, mereka akan menyerah begitu saja. Tidak berpikir ada yang mengantisipasi itu," kata Biden.

"Ketika Anda memiliki pemerintah Afghanistan, pemimpin pemerintah itu naik pesawat dan lepas landas dan pergi ke negara lain, ketika Anda melihat keruntuhan signifikan pasukan Afghanistan yang telah kami latih—hingga 300.000 dari mereka hanya meninggalkan peralatan mereka dan lepas landas, itu—Anda tahu, saya tidak—itulah yang terjadi. Itulah yang terjadi," papar Biden.

Kendati demikian Biden menepis kritik dari para pencela, yang baru-baru ini menyarankan bahwa keruntuhan pemerintah Afghanistan dapat dihindari dengan mempertahankan "kekuatan kecil" 2.500 tentara AS yang ditempatkan secara permanen di negara itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Terungkap! AS Beri Syarat...
Terungkap! AS Beri Syarat Saudi Berdamai dengan Israel untuk Lanjutkan Perjanjian Nuklir
Rekomendasi
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved