Tersangka Ancaman Bom Capitol Siarkan Langsung Aksinya di Facebook
Jum'at, 20 Agustus 2021 - 06:59 WIB
loading...
A
A
A
"Saya ingin pulang seperti orang-orang di Afghanistan ingin pulang, nyawa orang-orang itu ada di tangan Anda," ujarnya. "Afghanistan, saya bersama Anda untuk menjadi kuat. Jadi jika mereka meledakkan saya, saya berharap seseorang membalas dendam karena saya seorang patriot. Saya akan mati untuk tanah ini. Saya mencintai tanah ini," tuturnya.
Kemudian dalam video itu, Roseberry mengakui bahwa dia berbohong kepada istrinya dan mengatakan kepadanya bahwa dia akan pergi memancing. Ia meninggalkan North Carolina sebelum istrinya bangun.
Istri Roseberry mengatakan kepada NBC bahwa suaminya kesal dengan hasil pemilihan presiden dan suaranya untuk Trump adalah suara pertamanya dalam hidupnya.
Dalam video lain yang diposting sebelumnya di Facebook, Roseberry mengatakan bahwa Trump akan kembali ke Gedung Putih dan memaafkan semua orang, berharap dia akan diampuni juga, Daily Voice dan TPM melaporkan.
Ancaman bom itu sendiri berakhir dengan menyerahnya Roseberry tanpa insiden dan ditahan setelah negosiasi berjam-jam dengan penegak hukum.
"Dia keluar dari kendaraan dan menyerah, dan unit taktis yang dekat membawanya ke tahanan tanpa insiden," kata Kepala Polisi Capitol AS Tom Manger dalam jumpa pers.
Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Ancaman Bom di US Capitol
Menurut Manger aparat menggunakan papan tulis dan robot untuk berkomunikasi dengan Roseberry. Mereka menggunakan robot untuk mengiriminya telepon tetapi dia tidak mau menggunakan telepon itu.
Kemudian dalam video itu, Roseberry mengakui bahwa dia berbohong kepada istrinya dan mengatakan kepadanya bahwa dia akan pergi memancing. Ia meninggalkan North Carolina sebelum istrinya bangun.
Istri Roseberry mengatakan kepada NBC bahwa suaminya kesal dengan hasil pemilihan presiden dan suaranya untuk Trump adalah suara pertamanya dalam hidupnya.
Dalam video lain yang diposting sebelumnya di Facebook, Roseberry mengatakan bahwa Trump akan kembali ke Gedung Putih dan memaafkan semua orang, berharap dia akan diampuni juga, Daily Voice dan TPM melaporkan.
Ancaman bom itu sendiri berakhir dengan menyerahnya Roseberry tanpa insiden dan ditahan setelah negosiasi berjam-jam dengan penegak hukum.
"Dia keluar dari kendaraan dan menyerah, dan unit taktis yang dekat membawanya ke tahanan tanpa insiden," kata Kepala Polisi Capitol AS Tom Manger dalam jumpa pers.
Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Ancaman Bom di US Capitol
Menurut Manger aparat menggunakan papan tulis dan robot untuk berkomunikasi dengan Roseberry. Mereka menggunakan robot untuk mengiriminya telepon tetapi dia tidak mau menggunakan telepon itu.
Lihat Juga :