Jet-jet Tempur AS Berkeliaran di Kabul, Militer Amerika Bungkam

Kamis, 19 Agustus 2021 - 00:05 WIB
loading...
Jet-jet Tempur AS Berkeliaran...
Lebih dari 600 orang menaiki pesawat C-17 Globemaster Angkatan Udara Amerika Serikat untuk keluar dari Kabul, Afghanistan. Foto/Defense One
A A A
KABUL - Pesawat-pesawat jet tempur Amerika Serikat (AS) berkeliaran di langit gelap sebelum fajar di Kabul, Afghanistan , pada hari Rabu (18/8/2021).

Manuver sejumlah pesawat tempur itu membangunkan masyarakat setempat yang sedang tidur dan memicu spekulasi bahwa terjadi perebutan kendali Bandara Internasional Hamid Karzai (HKIA) antara AS dan kelompok Taliban .

Ada juga spekulasi yang ramai di Twitter bahwa terjadi perebutan lapangan udara Bagram oleh AS, yang saat ini berada di bawah kendali Taliban.

Baca juga: Taliban Olesi Wajah Pria Afghanistan dengan Aspal, Diarak dengan Tali di Leher

HKIA, lapangan terbang terakhir yang dikendalikan oleh AS di Afghanistan telah menjadi tempat yang kacau dalam beberapa hari terakhir, dan tetap menjadi kesempatan terakhir bagi puluhan ribu warga Amerika dan warga Afghanistan yang mencari jalan keluar dari negara itu.

Namun Kapten Angkatan Laut Bill Urban, juru bicara Komando Pusat (CENTCOM) AS, mengatakan kepada Military Times bahwa kehadiran pesawat tempur AS itu rutin dan akan terus berlanjut hingga misi evakuasi selesai.

Meski demikian, CENTCOM menolak mengomentari maksud di balik jet tempur yang terbang cukup rendah untuk membangunkan orang-orang di sekitar Kabul pada dini hari. Bahkan, pasukan darat terkadang meminta pilot untuk melakukan fly-over sebagai “unjuk kekuatan". Tujuannya adalah untuk memberi tahu calon pihak yang berperang bahwa AS memiliki daya tembak yang luar biasa, jika diperlukan.

CENTCOM tidak menjawab pertanyaan tentang siapa yang menerbangkan jet-jet tempur tersebut, namun jelas bahwa militer AS mempertahankan kehadiran yang kuat di dalam dan di sekitar wilayah tersebut. Kapal induk USS Ronald Reagan juga berada di area yang secara langsung mendukung penarikan tentara Amerika bersama dengan pesawat yang beroperasi di luar pangkalan di Kuwait.

Ketika bala bantuan telah tiba, akan ada sekitar 7.000 tentara AS yang mengamankan bandara Kabul, dan misi mereka sejauh ini terbatas di sana. Hal itu disampaikan juru bicara Pentagon, John Kirby, kepada wartawan awal pekan ini.

Baca juga: Berkuasa, Taliban Bebaskan 5.000 Teroris ISIS dan al-Qaeda dari Penjara

Saat ini, ada sekitar 22.000 warga Afghanistan yang mempertaruhkan kematian di tangan Taliban jika ditinggalkan oleh pasukan Amerika yang berusaha menyelesaikan penarikan tentara AS dari negara itu pada 31 Agustus.

“Saat ini, kami melihat satu pesawat per jam masuk dan keluar dari HKIA,” kata pejabat militer AS, Mayor Jenderal Hank Taylor. "Kami memperkirakan bahwa upaya terbaik kami dapat terlihat seperti 5.000 hingga 9.000 penumpang yang berangkat per hari.”

Satu-satunya rute evakuasi keluar dari Afghanistan adalah HKIA, karena pangkalan udara utama AS di Bagram dan Kandahar telah direbut Taliban dari pasukan pemerintah Afghanistan.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Trump Sebut Israel Bisa...
Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir
Rekomendasi
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berita Terkini
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved