Pemimpin Taliban ‘Pulang Kampung’, Sumpah Tak Balas Dendam dan Hormati Wanita
Rabu, 18 Agustus 2021 - 05:47 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Taliban dan Gagalnya Amerika Serikat Membangun Negara Boneka di Afghanistan
Sekitar selusin penerbangan berangkat pada Selasa, meskipun Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly mengatakan penghalang jalan Taliban di bandara membuat akses masuk bandara menjadi sulit.
Setelah menguasai Kabul, Taliban mengadakan jumpa pers di ibu kota pada Selasa di mana mereka berusaha menghilangkan ketakutan akan kembalinya kekuasaan keras mereka sebelumnya.
“Kami tidak menginginkan musuh internal atau eksternal. Perempuan bisa bekerja dan belajar, dan akan aktif dalam masyarakat tetapi dalam kerangka Islam,” ujar juru bicara Zabihullah Mujahid.
Mujahid mengatakan Taliban tidak akan mencari pembalasan terhadap para mantan tentara dan pegawai pemerintah yang didukung Barat.
Taliban memberikan amnesti untuk mantan tentara pemerintah Afghanistan, serta untuk para kontraktor dan penerjemah yang bekerja untuk pasukan internasional.
“Tidak ada yang akan menyakiti Anda, tidak ada yang akan mengetuk pintu Anda. Ada perbedaan besar antara Taliban sekarang dan 20 tahun yang lalu,” ujar dia.
Sekitar selusin penerbangan berangkat pada Selasa, meskipun Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly mengatakan penghalang jalan Taliban di bandara membuat akses masuk bandara menjadi sulit.
Setelah menguasai Kabul, Taliban mengadakan jumpa pers di ibu kota pada Selasa di mana mereka berusaha menghilangkan ketakutan akan kembalinya kekuasaan keras mereka sebelumnya.
“Kami tidak menginginkan musuh internal atau eksternal. Perempuan bisa bekerja dan belajar, dan akan aktif dalam masyarakat tetapi dalam kerangka Islam,” ujar juru bicara Zabihullah Mujahid.
Mujahid mengatakan Taliban tidak akan mencari pembalasan terhadap para mantan tentara dan pegawai pemerintah yang didukung Barat.
Taliban memberikan amnesti untuk mantan tentara pemerintah Afghanistan, serta untuk para kontraktor dan penerjemah yang bekerja untuk pasukan internasional.
“Tidak ada yang akan menyakiti Anda, tidak ada yang akan mengetuk pintu Anda. Ada perbedaan besar antara Taliban sekarang dan 20 tahun yang lalu,” ujar dia.
Lihat Juga :