Presiden Ghani Kabur saat Taliban Datang, Publik Afghanistan Marah

Senin, 16 Agustus 2021 - 07:16 WIB
loading...
A A A
Noor, yang telah lama menjadi kritikus Ghani, mengacu pada keyakinan yang berkembang bahwa jatuhnya kabupaten dan provinsi dalam beberapa pekan terakhir adalah bagian dari semacam rencana tak terhitung yang mungkin telah dilakukan pemerintah tetapi dirahasiakan dari rakyat.

Bulan lalu, Ismail Khan, mantan komandan mujahidin dari provinsi barat Herat, mengatakan hal yang sama kepada Al Jazeera, mengeklaim ada “rencana” di balik kejatuhan distrik di negara itu.

Pada malam berikutnya, Ghani telah meninggalkan negara itu tanpa sepatah kata pun.

Seorang mantan anggota Dewan Keamanan Nasional (NSC) mengatakan meskipun kepergian presiden itu “dapat dimengerti” mengingat rawa yang dialami Ghani, dia masih kecewa dengan sifat cepat dari semua itu.

Namun, dia mengatakan Ghani memilih untuk tidak terlihat di depan umum sejak pidato yang direkam sebelumnya, adalah “tidak patriotik dan menyedihkan”.

"Dia menyebabkan kekacauan di kawasan ini, memecah belah rakyat, menciptakan permusuhan di antara kelompok-kelompok etnis dan merusak demokrasi," kesal mantan anggota NSC tersebut yang enggan disebutkan namanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Detik-Detik Truk yang...
Detik-Detik Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu, 8 Tewas!
Rekomendasi
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
Kabar Duka, Sekjen AMSI...
Kabar Duka, Sekjen AMSI Maryadi Meninggal Dunia
Tesla Cybercab, Mobil...
Tesla Cybercab, Mobil Listrik Tanpa Setir Mulai Mengaspal
Berita Terkini
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Infografis
3 Alasan Taliban Afghanistan...
3 Alasan Taliban Afghanistan Sangat Siap untuk Serang Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved