Dikira Meninggal 22 Tahun Lalu, Pria Ini Jadi Resi dan Minta Sedekah pada Istrinya
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 11:28 WIB
loading...
Uday Sao, pria India yang dikira telah meninggal 22 tahun lalu, muncul di hadapan istrinya sebagai resi Hindu dan minta sedekah. Foto/Gulf News
A
A
A
PATNA - Seorang wanita di India kaget dan tidak bisa mempercayai apa yang dilihatnya ketika suaminya yang hilang 22 tahun yang lalu muncul di hadapannya sebagai seorang resi Hindu untuk meminta sedekah. Dia mengira suaminya itu telah meninggal karena kecelakaan.
Uday Sao, seorang pria asal desa Semaura di distrik Garhawa, Jharkhand, tiba-tiba meninggalkan rumahnya lebih dari dua dekade yang lalu. Dia meninggalkan istrinya yang masih muda dan dua anak kecil, yakni seorang putra berusia tiga tahun dan putri berusia satu tahun.
Baca juga: Nenek 17 Cucu Bersiap Nikahi Pemuda 24 Tahun, Tuai Komentar Kebencian
Keluarganya telah melakukan pencarian ekstensif selama berbulan-bulan tetapi gagal mendapatkan petunjuk tentang keberadaannya.
Sejak itulah, istri Uday Sao; Savita Devi, telah menjalani kehidupan sebagai seorang janda karena keluarga percaya bahwa dia telah meninggal dalam suatu kecelakaan. Tanpa sumber pendapatan untuk menghidupi keluarganya, wanita itu beralih ke pertanian untuk mengasuh kedua anaknya yang masih kecil. Dia hampir melupakan suaminya dan pasrah pada nasibnya.
Pada hari Minggu lalu, Savita sangat terkejut ketika seorangresi Hindu yang mengenakan pakaian safron dan bermain biola muncul di rumahnya yang beratap jerami untuk meminta sedekah darinya. Awalnya, dia tidak terlalu memperhatikan pria itu tetapi segera dia "meledak" dengan gembira ketika dia mendekatinya, mendengar lagu religi dimainkan olehnya dengan biola.
Saksi mata mengatakan pria itu berusaha keras untuk menyembunyikan identitasnya tetapi Savita mengenalinya dan terus menangis setelah melihat suaminya dalam avatar baru setelah bertahun-tahun. Dalam waktu singkat, penduduk desa setempat berkumpul dan bertanya tentang identitasnya. Akhirnya, dia mengakui bahwa dia adalah Uday Sao yang sama yang meninggalkan rumahnya untuk menjadi seorang resi, tetapi tidak lagi ingin tinggal bersama keluarganya karena dia telah meninggalkan keinginan duniawinya.
“Tolong beri saya sedekah dan antar saya pergi. Keinginan religius saya tidak dapat terpenuhi sampai saya mendapatkan sedekah dari tangan Anda,” kata soerang penduduk desa setempat mengutip ucapanresi itu kepada istrinya, seperti dikutip Gulf News.
Namun, Savita menolak dan menekan sang suami untuk melepaskan kesucian dan mengurus keluarga.
Wanita itu dan anak-anaknya sekarang terus-menerus mengikutiresi itu. Pada hari Selasa ketikaresi itu ditemani oleh anggota keluarga religiusnya yang lain naik bus, wanita tersebut dan kedua anaknya juga bergabung dengannya dan terus mengikuti pria itu.
Baca juga: Jepang Kembangkan Jet Tempur 'Tak Terkalahkan', Gabungkan Kemampuan F-35 dan F-22 Raptor
Menurut penduduk desa,resi itu meyakinkan istrinya bahwa dia akan segera kembali ke rumah setelah memenuhi kewajiban agamanya, tetapi Savita menolak untuk mempercayainya.
Menurutresi tersebut, segera setelah meninggalkan rumah 22 tahun lalu, dia mencapai kuil Gorakhnath yang terletak di kota Gorakhnath, Uttar Pradesh, dan menjadi pengikut santo Gorakshanath, seorang yogi yang bepergian ke seluruh India dan menulis sejumlah teks yang membentuk bagian dari kanon Nath Sampraday.
Tradisi Nath didirikan oleh Matsyendranath. Kuil Nath terletak di Gorakhpur di dalam bangunan besar. Kuil ini melakukan berbagai kegiatan budaya dan sosial dan berfungsi sebagai pusat budaya kota. Sejarah Nath juga telah dijelaskan dalam biografi Yogi Adityanath—“Biksu Yang Menjadi Ketua Menteri” yang ditulis oleh seorang analis politik sayap kanan.
Uday Sao, seorang pria asal desa Semaura di distrik Garhawa, Jharkhand, tiba-tiba meninggalkan rumahnya lebih dari dua dekade yang lalu. Dia meninggalkan istrinya yang masih muda dan dua anak kecil, yakni seorang putra berusia tiga tahun dan putri berusia satu tahun.
Baca juga: Nenek 17 Cucu Bersiap Nikahi Pemuda 24 Tahun, Tuai Komentar Kebencian
Keluarganya telah melakukan pencarian ekstensif selama berbulan-bulan tetapi gagal mendapatkan petunjuk tentang keberadaannya.
Sejak itulah, istri Uday Sao; Savita Devi, telah menjalani kehidupan sebagai seorang janda karena keluarga percaya bahwa dia telah meninggal dalam suatu kecelakaan. Tanpa sumber pendapatan untuk menghidupi keluarganya, wanita itu beralih ke pertanian untuk mengasuh kedua anaknya yang masih kecil. Dia hampir melupakan suaminya dan pasrah pada nasibnya.
Pada hari Minggu lalu, Savita sangat terkejut ketika seorangresi Hindu yang mengenakan pakaian safron dan bermain biola muncul di rumahnya yang beratap jerami untuk meminta sedekah darinya. Awalnya, dia tidak terlalu memperhatikan pria itu tetapi segera dia "meledak" dengan gembira ketika dia mendekatinya, mendengar lagu religi dimainkan olehnya dengan biola.
Saksi mata mengatakan pria itu berusaha keras untuk menyembunyikan identitasnya tetapi Savita mengenalinya dan terus menangis setelah melihat suaminya dalam avatar baru setelah bertahun-tahun. Dalam waktu singkat, penduduk desa setempat berkumpul dan bertanya tentang identitasnya. Akhirnya, dia mengakui bahwa dia adalah Uday Sao yang sama yang meninggalkan rumahnya untuk menjadi seorang resi, tetapi tidak lagi ingin tinggal bersama keluarganya karena dia telah meninggalkan keinginan duniawinya.
“Tolong beri saya sedekah dan antar saya pergi. Keinginan religius saya tidak dapat terpenuhi sampai saya mendapatkan sedekah dari tangan Anda,” kata soerang penduduk desa setempat mengutip ucapanresi itu kepada istrinya, seperti dikutip Gulf News.
Namun, Savita menolak dan menekan sang suami untuk melepaskan kesucian dan mengurus keluarga.
Wanita itu dan anak-anaknya sekarang terus-menerus mengikutiresi itu. Pada hari Selasa ketikaresi itu ditemani oleh anggota keluarga religiusnya yang lain naik bus, wanita tersebut dan kedua anaknya juga bergabung dengannya dan terus mengikuti pria itu.
Baca juga: Jepang Kembangkan Jet Tempur 'Tak Terkalahkan', Gabungkan Kemampuan F-35 dan F-22 Raptor
Menurut penduduk desa,resi itu meyakinkan istrinya bahwa dia akan segera kembali ke rumah setelah memenuhi kewajiban agamanya, tetapi Savita menolak untuk mempercayainya.
Menurutresi tersebut, segera setelah meninggalkan rumah 22 tahun lalu, dia mencapai kuil Gorakhnath yang terletak di kota Gorakhnath, Uttar Pradesh, dan menjadi pengikut santo Gorakshanath, seorang yogi yang bepergian ke seluruh India dan menulis sejumlah teks yang membentuk bagian dari kanon Nath Sampraday.
Tradisi Nath didirikan oleh Matsyendranath. Kuil Nath terletak di Gorakhpur di dalam bangunan besar. Kuil ini melakukan berbagai kegiatan budaya dan sosial dan berfungsi sebagai pusat budaya kota. Sejarah Nath juga telah dijelaskan dalam biografi Yogi Adityanath—“Biksu Yang Menjadi Ketua Menteri” yang ditulis oleh seorang analis politik sayap kanan.
(min)
Lihat Juga :